Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Ryan Gosling Gabungkan Komedi dan Sains di Film Project Hail Mary

Thalatie K Yani
19/3/2026 08:55
Ryan Gosling Gabungkan Komedi dan Sains di Film Project Hail Mary
Ryan Gosling kembali ke luar angkasa lewat Project Hail Mary. Sang aktor membawa humor di tengah misi menyelamatkan dunia dari kepunahan.(Amazon MGM Studios)

GABUNGAN fiksi ilmiah (sci-fi) dan komedi mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Namun, lewat film terbarunya, Project Hail Mary, aktor Ryan Gosling mencoba membuktikan tawa dan antariksa bisa berjalan beriringan.

Aktor berusia 45 tahun ini tidak hanya menjadi pemeran utama, tetapi juga duduk di kursi produser. Film petualangan luar angkasa ini diadaptasi dari novel laris tahun 2021 karya Andy Weir dengan judul yang sama.

Gosling, yang sebelumnya sukses memamerkan bakat komedinya di film Barbie dan The Nice Guys, mengaku sering merasa terbatas saat ingin memasukkan unsur humor dalam proyek-proyek film serius.

"Itu bagian dari alasan mengapa saya ingin memproduseri [film ini], karena saya merasa perlu menciptakan lingkungan di mana hal-hal tersebut dapat berdampingan," ujar Gosling kepada BBC.

Sains yang Padat Namun Tetap Menghibur

Project Hail Mary berpusat pada karakter Ryland Grace, seorang guru sains yang terbangun di sebuah pesawat luar angkasa tanpa ingatan tentang bagaimana ia bisa sampai di sana. Ia mengemban misi hidup dan mati: menyelamatkan dunia dari bakteri pemakan matahari.

Meski mengandung unsur sains yang cukup berat, Gosling menekankan humor sangat membantu alur cerita agar lebih mudah dicerna.

"[Luar angkasa] bisa sulit dipahami, tetapi penting untuk menemukan cara agar hal itu dapat diakses namun tetap terasa realistis. Hal-hal lucu terjadi dalam situasi dramatis dan sedih," tambahnya.

Demi menjaga akurasi ilmiah, Gosling melibatkan para ahli di lokasi syuting, mulai dari astronaut hingga fisikawan ternama seperti Profesor Brian Cox.

Visi Positif Tentang Masa Depan

Di tengah tren film fiksi ilmiah yang didominasi narasi distopia yang kelam, Gosling ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda. Ia berharap film ini bisa menjadi tontonan keluarga yang mengedepankan kolaborasi dan optimisme manusia dalam memecahkan masalah.

"Percayalah pada masa depan sebagai sesuatu yang tidak perlu ditakuti, cukup untuk diselesaikan," ungkap peraih tiga nominasi Oscar tersebut.

Ryan adalah Efek Spesialnya

Sejauh ini, Project Hail Mary menerima ulasan yang sebagian besar positif. Empire menyebutnya "cerdas, bijak, dan sangat menghibur." Meski ada kritik dari Variety yang menganggapnya agak generik, performa Gosling tetap mendapat pujian luas.

Sutradara Phil Lord bahkan menyebut kemampuan akting Gosling sebagai inti dari keberhasilan film ini, terutama saat sang aktor harus membangun chemistry dengan alien bernama Rocky yang merupakan perpaduan CGI dan boneka.

"Ryan adalah efek spesialnya, itu adalah satu-satunya hal yang tidak bisa kami perbaiki di tahap pascaproduksi," puji Lord. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik