Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Nama Denada Tambunan kembali menyita perhatian publik. Kali ini, sorotan tertuju pada laporan dugaan penelantaran anak yang diajukan Ressa Rizky Rossano, seorang pemuda asal Banyuwangi.
Di tengah polemik tersebut, Denada melalui kuasa hukumnya menegaskan tidak pernah menyangkal status Ressa sebagai anak kandungnya. Kasus ini pun memantik kembali atensi publik terhadap perjalanan hidup dan karier Denada di industri hiburan Tanah Air.
Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan lahir di Jakarta, 19 Desember 1978. Ia merupakan putri sulung dari Emilia Contessa, ikon hiburan Indonesia yang dikenal sebagai model, aktris, sekaligus penyanyi legendaris, serta Rio Tambunan. Tumbuh dalam keluarga yang lekat dengan dunia seni, Denada telah bersentuhan dengan panggung sejak usia belia.
Mengikuti jejak sang ibu, Denada menapaki industri musik pada era 1990-an. Namanya mulai mencuat lewat album debut Kujelang Hari (1994), yang memadukan pop dan rap, sekaligus menandai kemunculannya sebagai salah satu rapper perempuan pelopor di Indonesia. Pada tahun yang sama, kolaborasinya dengan Iwa K lewat lagu Bebas semakin mengukuhkan posisinya di kancah musik nasional.
Karier Denada berlanjut dengan album Ini Album Gue (1997). Sepanjang kiprahnya, ia tercatat telah merilis sembilan album studio, dengan karya terbaru berupa single Cuan yang dirilis pada 2024. Di puncak popularitasnya, Denada sempat rehat dari dunia hiburan untuk menempuh pendidikan di Australia.
Sekembalinya ke Indonesia, Denada melakukan manuver karier dengan beralih ke genre dangdut. Langkah ini berbuah manis. Comeback-nya dinilai sukses dan membawanya meraih nominasi di berbagai ajang prestisius, termasuk Anugerah Musik Indonesia (AMI) dan MTV Indonesia Awards pada 2005.
Tak hanya bermusik, Denada juga melebarkan sayap ke dunia akting. Ia tampil dalam sejumlah sinetron dan film layar lebar, seperti Nyari Bini (2004), Cahaya Surga (2006), Kau & Aku Cinta Indonesia (2014), hingga Bulan di Atas Kuburan (2015). Eksistensinya di industri hiburan pun terus terjaga lintas generasi.
Dalam kehidupan pribadi, Denada menikah dengan fotografer Jerry Aurum pada 15 Februari 2012 dan dikaruniai seorang putri, Shakira Aurum. Namun, rumah tangga tersebut berakhir pada 2015. Saat ini, Denada masih aktif sebagai figur publik, termasuk sebagai juri Kontes Dangdut Indonesia, berdampingan dengan musisi senior dan pedangdut ternama.
Di tengah kiprah profesionalnya, laporan dugaan penelantaran anak yang kini menyeret namanya menjadi babak baru yang tak terpisahkan dari sorotan publik. Masyarakat pun menanti kejelasan proses hukum yang berjalan, sembari kembali menimbang perjalanan panjang Denada, dari rapper pelopor hingga salah satu figur perempuan paling konsisten di industri hiburan Indonesia. (Medcom/Z-10)
Polisi mendalami dugaan penelantaran anak dalam kasus balita jatuh dari balkon rumah kontrakan di Jatinegara. Anak diduga hanya diasuh kakaknya.
KPAIÂ berkoordinasi dengan Tim Subdit Anak Direktorat PPA dan PPO Bareskrim Polri terkait anak yang ditelantarkan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengutuk keras orangtua atau pelaku yang telah melakukan kekerasan dan menelantarkan anak di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Perseteruan antara Nikita Mirzani dan Vadel Badjideh terus memanas. Perselisihan ini dipicu tuduhan dari pihak Vadel, melalui pengacaranya yang menuding Nikita melakukan penelantaran anak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved