Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI Alffy Rev, Once Mekel, Bimbim Slank, hingga Novia Bachmid ambil bagian dalam dialog kebangsaan Ekspresi Kita. Para musisi itu menekankan bahwa musik lebih dari sekadar bunyian semata, melainkan sebuah medium merajut kebangsaan.
“Musik adalah identitas emosional Indonesia, ia membentuk rasa kita sebagai bangsa,” kata Once dalam keterangan pers yang diterima Minggu (9/11).
Alffy Rev menambahkan bahwa sound design bisa menjadi medium ideologi dan frekuensi nada yang dapat menjadi strategi kultural untuk membangkitkan kebanggaan nasional generasi digital. “Sound design juga adalah statecraft. Audio bisa mengubah sense of pride anak bangsa,” imbuh Alffy.
Alffy hingga Once menyuarakan hal tersebut bersama akademisi, peneliti, mahasiswa, dan seniman lainnya saat menghadiri festival kebangsaan bertajuk Gema Kampus. Berlangsung 7- 8 November 2025 di Universitas Sumatra Utara (USU) dan dan Universitas Prima Indonesia (UNPRI).
Festival Gema Kampus juga menggelar kegiatan pelatihan music scoring yang menghadirkan sesi teknis produksi musik digital untuk para mahasiswa dan talent kreatif muda. Sesi ini jadi ruang pendidikan teknikal yang meneguhkan bahwa komposisi audio dan scoring adalah salah satu medium peradaban visual–sonik masa kini, tempat imajinasi kebangsaan dapat diekspresikan melalui orkestrasi bunyi.
Pameran Inovasi dan Pop Art Market yang mempertemukan produk kreatif, eksperimentasi visual, dan wirausaha mahasiswa pun tersedia dalam gelaran, bersamaan dengan kegiatan Dialog Interaktif yang melibatkan para rektor dan pimpinan berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia. Menghadirkan keynote speaker dan narasumber otoritatif seperti Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aris Marsudiyanto, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, hingga Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Eduart Wolok.
“Generasi kampus adalah generasi yang tidak hanya membaca masa lalu, tetapi memaknai Indonesia sebagai ruang yang sedang dibentuk dan ditulis setiap hari. Musik, inovasi, dan riset adalah bahasa yang mereka pakai untuk menafsir bangsa MRPTNI ingin memastikan energi itu terkawal dan bertumbuh," kata Eduart Wolok.
Puncaknya, Konser Musik Kebangsaan bertema Musik Perajut Jiwa berlangsung di Mini Stadion USU. Menampilkan rangkaian kolaborasi artistik dari talenta seperti D’Lanun, Alffy Rev bersama Once Mekel,Shanna Shannon, Novia Bachmid, Ki Ageng Ganjur (KAG), Dwiki Dharmawan dan Slank. Ribuan orang pun memadati konser musik tersebut.
Di kegiatan tersebut digambarkan peran kampus yang melalui ilmu, kreativitas, seni, dan inovasi dapat menjadi simpul yang mempertautkan rasionalitas ilmiah dengan ekspresi emosional budaya. kegiatan ini sekaligus jadi ruang bersama dimana akademia, industri kreatif, musisi dan mahasiswa berjalan dalam satu spektrum yang sama yakni membayangkan masa depan Indonesia sebagai ruang yang terus diciptakan.
"Kami memandang kebangsaan bukan slogan, tetapi practice of nationhood dilakukan melalui karya, kreativitas, inovasi, dan keberanian meng-explore. Festival ini bukti bahwa kampus bukan menunggu trend, tetapi menciptakan landscape,” tukas Rektor USU Muryanto Amin. (H-3)
Alffy kembali menggaet penyanyi muda Indonesia, Novia Bachmid bersama penyanyi senior Once Mekel dan budayawan Sujiwo Tejo
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Dalam rangka merayakan 11 tahun perjalanan sebagai wadah bagi musisi perempuan lintas genre dan generasi, Sisterhoodgigs Movement menggelar We Matter.
Rendy Laks menghadirkan tiga single terbaru sekaligus yang berjudul “Berakhir Di Sini”, “Mahligai”, dan “Pengagum Rahasia.
“Kita bentuk caranya, misalnya dalam bentuk PNBP di bawah ekonomi kreatif. Setiap pencipta boleh mendaftarkan karyanya dan diverifikasi oleh ekonomi kreatif sehingga lebih clear,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved