Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LALEILMANINO menuliskan lagu "Definisi Bahagia" pada 2016 dan dinyanyikan Vidi Aldiano. Malam ini (30/10) di Istora Senayan, Jakarta, di hadapan 6.000 penonton, Vidi menyanyikan lagu itu dalam konser "Laleilmanino & friends".
Sebelum bernyanyi, dengan busana bernuansa hitam, Vidi Aldiano memasuki panggung diiringi sorak gembira penonton. Di bawah sorot lampu pamggung, vokalis Laleilmanino, Anindyo Baskoro atau Nino, menyambut Vidi dengan rangkulan dan obrolan. Nino mengaku sudah mengenal Vidi sebelum grup itu musik itu terbentuk.
"Semua langka dari mimpi-mimpi yang coba gua atur, Vidi tahu ceritanya," ungkap Nino.
Diselingi candaan oleh Nino, Vidi mengutarakan rasa bangganya terhadap perjuangan Laleilamnino dalam berkarya sedekade ini serta membahagiakan banyak orang. Saat hendak memulai lagu, Nino mengarahkan Vidi untuk duduk di sofa yang ada panggung.
"Semangat Vidi!" teriakan dari penonton.
Vidi menyanyikan bait pertama lagu itu. Sebelumnya pindah ke bait selanjutnya, Nino mengucapkan rasa syukurnya karena menulis lagu itu.
"Karena gua yakin, meskipun lu sering mencari bahagia, lu itu definisi bahagia banyak orang di sini," ungkap Nino kepada Vidi diikuti sorak-sorai penonton.
Lagu itu dibawakan secara ekspresif ditemani kelap-kelip sinar ungu dan putih.
Sebelum memasuki bait terakhir, lagu berhenti karena kedatangan Reza Chandika dan Redha Rais. Pelukan untuk Vidi mengalir dari Nino, Reza, dan Redha. Sorakkan penonton bergema dan lirik "..Jangan kau buatku bertanya-tanya..." berirama kembali.
Tak sampai di "Definis Bahagia", Vidi bersama Isyana Sarasvati memberi memori romansa anak muda untuk penonton dengan lagu "Kereta Kencan" Isyana dengan busana keputihan kontras dengan busana Vidi, memasuki panggung sambil bergandengan tangan.
Kehangatan persahabatan mewarnai konser “Laleilmanino & Friends” yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (30/10) malam.
Konser “Laleilmanino & Friends” di Istora Senayan sukses terjual 6.000 tiket. Tiara Andini, Isyana, BCL, hingga JKT48 tampil memeriahkan momen satu dekade Laleilmanino.
Beragamnya genre musisi yang berkolaborasi adalah upaya eksperimen Laleilmanino memadukan berbagai warna musik sesuai dengan corak manusia Jakarta yang berbeda-beda.
Raihan tersebut didapatkan Diskoria, Laleilmanino, dan BCL untuk karya lagu bertajuk Badai Telah Berlalu.
Badai Telah Berlalu digarap dalam kurun waktu enam bulan terakhir, hingga selesainya proses syuting video klip yang digarap oleh Gianni Fajri dan Bagoes Tresna Aji bersama tim Miura Films.
Nafas panjang itu dibuktikan setelah Komite Penyelenggara Youth 20 (Y20) memilih Dengar Alam Bernyanyi sebagai lagu tema resmi Y20 2022.
Berbeda dari sarana literasi digital lain, Laleilmanino dan JKT48 memilih menggunakan medium lagu untuk menyampaikan pesannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved