Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH tokoh perfilman dan televisi, termasuk peraih Oscar, BAFTA, Emmy, hingga Palme d’Or, menandatangani komitmen menolak bekerja sama dengan institusi maupun perusahaan Israel, yang telah melakukan praktik genosida dan apartheid terhadap Palestina.
Gelombang dukungan itu bermula dari daftar awal yang memuat 1.200 penandatangan, di antaranya sutradara ternama seperti Yorgos Lanthimos, Ava DuVernay, Adam McKay, Boots Riley, Emma Seligman, Joshua Oppenheimer, dan Mike Leigh.
Dari kalangan aktor, terdapat nama-nama besar seperti Emma Stone, Olivia Colman, Ayo Edebiri, Lily Gladstone, Mark Ruffalo, Hannah Einbinder, Peter Sarsgaard, Aimee Lou Wood, Paapa Essiedu, Gael Garcia Bernal, Riz Ahmed, Melissa Barrera, Cynthia Nixon, Tilda Swinton, Javier Bardem, Joe Alwyn, serta Josh O’Connor.
Hingga pertengahan pekan, dukungan semakin meluas, jumlah penandatangan telah melampaui 3.900 orang. Di antara mereka terdapat Joaquin Phoenix, Nicola Coughlan, Andrew Garfield, Harris Dickinson, Bowen Yang, Rooney Mara, Guy Pearce, Jonathan Glazer, Ebon Moss-Bachrach, Fisher Stevens, Abbi Jacobson, Eric Andre, Elliot Page, Payal Kapadia, dan Emma D’Arcy.
Fakta menarik, Phoenix dan Mara baru-baru ini menjadi produser eksekutif untuk drama The Voice of Hind Rajab. Film Gaza yang memenangkan penghargaan di Festival Venesia, dan tampil di karpet merah dengan pin solidaritas Palestina.
Deklarasi yang diterbitkan kelompok Film Workers for Palestine itu menyebut bentuk keterlibatan yang ditolak meliputi upaya memutihkan atau membenarkan genosida dan apartheid, maupun bermitra dengan pemerintah yang melakukan pelanggaran tersebut. Dalam dokumen FAQ yang menyertainya, dijelaskan contoh lembaga yang termasuk di dalamnya adalah Festival Film Yerusalem, Festival Film Internasional Haifa, Docaviv, serta TLVfest.
“Di tengah krisis akut ini, ketika banyak pemerintah dunia justru turut memfasilitasi kekejaman di Gaza, kami wajib melakukan semua langkah yang memungkinkan untuk menghentikan keterlibatan dalam tragedi yang tak kunjung reda,” demikian bunyi naskah pernyataan itu.
Para penggagas menyebut inisiatif ini terinspirasi Filmmakers United Against Apartheid. Gerakan yang diluncurkan pada 1987 oleh Jonathan Demme, Martin Scorsese, dan lebih dari 100 sutradara ternama. Kala itu mereka menyerukan industri film Amerika Serikat untuk menolak mendistribusikan film di Afrika Selatan yang menerapkan apartheid.
Menurut Film Workers for Palestine, sebagian besar perusahaan produksi dan distribusi film Israel, agen penjualan, jaringan bioskop, maupun institusi perfilman lainnya tidak pernah mengakui hak-hak rakyat Palestina yang dijamin secara internasional.
Aktris Hannah Einbinder menambahkan, “Apa yang kita lihat di Gaza dalam dua tahun terakhir sungguh mengguncang nurani. Sebagai warga negara Amerika Serikat keturunan Yahudi yang pajaknya langsung membiayai serangan Israel terhadap Gaza, saya merasa kita harus melakukan segala upaya untuk menghentikan genosida ini. Mengingat kegagalan para pemimpin politik, seniman harus mengambil tindakan dan menolak keterlibatan.”
Gerakan serupa pernah muncul tahun lalu, ketika lebih dari 7.000 penulis dan pekerja buku, termasuk Sally Rooney dan Viet Thanh Nguyen, menandatangani petisi untuk memboikot penerbit Israel yang dinilai turut berpartisipasi dalam penindasan.
Isi janji yang kini beredar di kalangan insan perfilman berbunyi antara lain:
(variety/Z-2)
GELOMBANG dukungan internasional untuk pengakuan negara Palestina terus bertambah, dengan lebih dari 145 negara kini menyuarakan komitmen mereka.
Islandia menjadi negara kelima yang menarik diri dari Eurovision 2026 setelah Israel dipastikan ikut serta.
Palestina tidak hanya butuh dukungan emosional tetapi juga langkah nyata yang mengedepankan jalan kemanusiaan. Membela Palestina berarti membela hak mereka untuk hidup dengan martabat
DANA pensiun swasta terbesar di Norwegia, KLP Pension, memutuskan untuk mencoret dua perusahaan raksasa industri pertahanan dari portofolio investasinya.
SEKRETARIS Lembaga Bahtsul Masail (LBM) LBM PWNU DKI Jakarta KH. Ahmad Fuad mengajak masyarakat untuk bijak sebelum memboikot produk.
Seruan tentang jihad melawan Israel, termasuk memboikot produk perusahaan dari negara-negara yang diduga mendukung Israel, menuai beragam respons dari sejumlah otoritas dunia Islam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved