Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SELENA Gomez membuka cerita tentang bagaimana penyakit lupus yang ia derita justru memengaruhi desain kemasan produk kecantikannya, Rare Beauty.
Dalam podcast Good Hang with Amy Poehler, penyanyi berusia 33 tahun itu mengungkapkan ia mengalami radang sendi akibat lupus. Radang sendi itu yang membuat tangannya sering kesulitan bergerak dengan normal.
“Aku punya artritis di jari-jariku karena lupus. Sebelum menemukan obat yang tepat, membuka botol air saja bisa terasa sangat sakit,” ujar Gomez.
Pengalaman itu akhirnya membentuk konsep Rare Beauty. Ia menyadari produk-produknya harus mudah dibuka, tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk orang lain yang memiliki masalah serupa. “Sejak itu, kami mendesain semua produk agar bisa digunakan siapa saja, termasuk mereka yang punya keterbatasan pada tangan,” tambahnya.
Rare Beauty resmi diluncurkan pada September 2020 dan dalam empat tahun berhasil mencapai valuasi hingga US$2 miliar. Brand ini dipuji karena konsistensi menghadirkan produk yang inklusif. Terbaru, pada Agustus lalu Rare Beauty merilis parfum dengan desain inovatif tanpa tutup. Alih-alih diputar, pengguna cukup menekan tombol yang bisa dikunci dan dibuka dengan mudah.
“Bagi sebagian orang mungkin terlihat sepele, tapi bagi saya itu penting. Produk yang mudah diakses bermanfaat untuk siapa pun di segala usia,” kata bintang Only Murders in the Building itu.
Selena Gomez pertama kali didiagnosis lupus pada 2013. Sejak itu, ia kerap terbuka soal perjuangannya melawan penyakit autoimun kronis tersebut, termasuk lewat dokumenter My Mind & Me. Ia juga sempat menjelaskan bahwa konsumsi obat memengaruhi perubahan berat badannya, yang sering menjadi sorotan publik.
Meski begitu, Gomez menegaskan bahwa kesehatannya tetap jadi prioritas utama. “Saya ingin orang-orang tahu bahwa kita semua tetap indah apa adanya. Obat-obatan ini penting, karena merekalah yang membuat saya bisa bertahan,” ujarnya. (People/Z-2)
Penelitian baru dari Stanford University menemukan virus umum pada masa kanak-kanak, Epstein-Barr, dapat memicu lupus.
Penyanyi Halsey mengungkapkan dirinya sempat dilarikan ke rumah sakit akibat kondisi darurat medis ringan setelah konser di Boston.
Simak perjalanan karier Fahmi Bo lewat daftar sinetron populer yang dibintanginya, dari Lupus, Kiamat Sudah Dekat, hingga TOP.
Sebuah studi mengungkapkan lupus menunjukan kecenderungan mereda seiring bertambahnya usia.
LUPUS, penyakit autoimun kronis yang dapat mempengaruhi berbagai organ tubuh, termasuk kulit, sendi, ginjal. Salah satu gejalanya ternyata adalah rambut rontok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved