Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM horor Nosferatu dari sutradara Robert Eggers tayang di jaringan bioskop Indonesia mulai 5 Februari. Kisah gothic film ini tentang perempuan muda, Ellen Hutter, yang dihantui oleh vampir bernama Count Orlok yang disebut juga Nosferatu, yang tergila-gila padanya.
Ditulis dan disutradarai oleh Robert Eggers, Nosferatu diproduseri oleh Jeff Robinov, John Graham, Chris Columbus, Eleanor Columbus, dan Robert Eggers. Lily-Rose Depp berperan sebagai Hutter, sementara Count Orlok diperankan Bill Skarsgård. Bintang-bintang lainnya adalah Nicholas Hoult, Aaron Taylor-Johnson, Emma Corrin, Ralph Ineson, Simon McBurney, dan Willem Dafoe.
Sesuai judulnya, film ini mengadaptasi cerita Nosferatu atau mayat hidup, yang juga sudah difilmkan dengan judul Nosferatu: A Symphony of Horror yang merupakan film bisu yang rilis 1922. Meski plotnya sudah tidak asing, Nosferatu karya Eggers, yang sudah tayang di Amerika Serikat bulan lalu, cukup dipuji karena gaya sinematografinya yang unik dan artistik.
Eggers pun merasa begitu antusias akhirnya ia bisa menggarap Nosferatu, sebuah cerita yang telah menyita perhatiannya selama bertahun-tahun. Ia juga merasa beruntung karena bisa menggarap film ini bersama para kolaborator lamanya.
Dalam pernyataannya, dikutip Media Indonesia, Selasa, (4/2), Eggers yang memang sudah identik dengan film horor mengaku bahwa memiliki kenangan yang mendalam tentang film Nosferatu. Penampilan aktor Max Schreck yang memerankan Nosferatu (1922) pun masih diingatnya.
“Tentu saja, gambar dan penampilan Max Schreck yang menghantui saya sebagai seorang anak. Ada sesuatu yang esensial tentang vampir misterius dan dongeng sederhana Nosferatu. Dan saya yakin, ketika Hutter membuka tutup sarkofagus Orlok, para penonton akan terkesiap dengan teror dan membayangkan bau busuk monster mayat hidup,” katanya. (M-1)
Reza Rahadian akhirnya kembali lewat film horor, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
Tujuan utama film horor bukan hanya menakut-nakuti, tetapi juga membangun emosi, adrenalin, dan rasa penasaran penonton. Beberapa film horor juga menyelipkan pesan moral, budaya
PERSPEKTIF berbeda dari kisah tentang makhluk Mistis Kuyang dihadirkan dalam film drama-horor terbaru berjudul ‘Kuyank’. Film Kuyank dijadwalkan tayang pada 29 Januari.
Sepanjang 2025 sempat muncul kekhawatiran minat penonton akan menurun terutama karena persaingan padat dan jadwal terbatas.
Film horor Penunggu Rumah: Buto Ijo resmi tayang di bioskop mulai hari ini, Kamis (15/1). Di tengah maraknya film horor Indonesia dengan adegan ekstrem.
Danur merupakan langkah awal Prilly Latuconsina bertransformasi dari aktris di industri sinetron ke film, berawal dari Danur pula, kini Prilly telah banyak mendapat kepercayaan di dunia film.
"Kami memutuskan untuk menghindarkan Lily Rose dari kamera karena kami tidak ingin putri kami tertekan dengan popularitas yang didapatkannya saat kecil. Karena mereka tidak meminta itu."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved