Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND punk rock asal California, Amerika Serikat, Green Day, bakal kembali menyapa Jakarta setelah lawatan terakhirnya di 29 tahun lalu. Yuk simak beberapa fakta tentang band yang digawangi Billie Joe Armstrong dan kawan-kawan ketika konser pada tahun 1996;
Konser bertajuk Green Day Konser di Jakarta pada 1996 itu berlangsung di Plennary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Konser dimulai pada 20:00 WIB di hari Jumat, 2 Februari 1996.
Kembali pada bulan yang sama, Green Day bakal memanaskan panggung Jakarta pada 15 Februari 2025 di Carnaval Ancol, Jakarta.
Baca juga : Setelah 29 Tahun, Green Day Konser Lagi di Jakarta
Konser pertama Green Day dibanderol seharga Rp60 ribu untuk kategori tribun dan festival. Harga tersebut, disebut dalam poster konser, sudah termasuk dana PON (Pekan Olahraga Nasional) yang pada 1996 berlangsung di Jakarta. Konser Green Day berlangsung pada Februari 1996, sementara PON Jakarta berlangsung pada September 1996.
Sementara, untuk konser Green Day Live in Jakarta 2025, tiket dipatok mulai dari Rp1,5 jutaan hingga Rp2,6 jutaan.
Pada konsernya terdahulu, Green Day memboyong rilisan fisik album mereka yakni Insomniac dan Dookie. Insomniac merupakan album penuh studio mereka keempat yang dirilis pada 1995. Sementara Dookie, album penuh studio ketiga mereka yang dirilis pada 1995.
Baca juga : Konser Morrissey di Jakarta Batal, Masalah Teknis Hingga Kontroversi Bendera Israel
Promotor pengusung konser band yang melantunkan single 21 Guns ketika tahun 1996 yakni Indo Ent. dan Suniv Productions. Ketika itu, Indo Ent. diprakarsai Lala Hamid, yang kini lebih dikenal sebagai produser. Lala juga pernah mendatangkan Bon Jovi ke Indonesia.
Sementara pada konser Green Day Live in Jakarta 2025, diboyong oleh Ravel Entertainment, promotor di balik festival Hammersonic, Soundrenaline, dan konser Bring Me The Horizon (BMTH) beberapa waktu lalu.
Generasi 90-an dan awal 2000 tentu tidak asing dengan nama Ibu Dibyo. Sebelum fenomena war ticket (perang tiket) seperti sekarang melalui situs daring penjualan tiket, dulunya para penikmat konser harus membeli tiket secara langsung.
Pada konser Green Day tahun 1996, tiket didapatkan secara luring di Ibu Dibyo, Aquarius Mahakam, Duta Suara, Peratas Mania, Etcetera, Pasaraya Sultan Agung, dan Target Pro untuk Jakarta. Sementara calon penonton di Bandung bisa mendapatkannya di Aquarius Dago.
Sekarang, para penonton Green Day cukup mengakses situs resmi penjualan tiket di greendayjkt.com. Para generasi 90-an juga harus bersiap nge-war untuk bisa menyaksikan aksi trio Billie Joe Armstrong, Mike Dirnt, dan Tré Cool.(M-3)
GRUP musik legendaris KLa Project sukses menggelar konser ‘Lux Nova’ yang berarti cahaya biru di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (7/2). Konser ini jadi penanda perjalanan 37 tahun KLa Project.
PADA Oktober 2025, seharusnya ada festival musik yang mendatangkan para idola K-Pop termasuk salah satu member BTS. Namun, acara tersebut gagal.
GRUP band Padi Reborn sukses menggelar konser dua delapan di Tenis Indoor, Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1). Konser itu jadi sebuah perayaan perjalanan band tersebut.
Konser musik internasional kembali hadir di Jakarta dengan penampilan musisi legendaris Bryan Adams pada 3 Februari 2026 di Beach City International Stadium.
GRUP band Padi Reborn bersiap untuk memuncaki selebrasi 28 tahun berkarya di industri musik Indonesia lewat pertunjukan bertajuk Konser Dua Delapan.
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
Pelita Air akan membagikan dua tiket pesawat pulang-pergi Jakarta–Singapura serta 2 tiket Jakarta–Lombok kepada penumpang yang terpilih.
Bagi para penggemar yang ingin menyaksikan perjuangan awal para atlet di Indonesia Masters 2026, tiket dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau.
Dalam satu hari, Teater Bintang di Planetarium menggelar empat sesi, dengan setiap sesinya dapat menampung sebanyak 200 pengunjung.
Tiket OTS Planetarium Jakarta disediakan untuk mengisi sisa kursi yang tersedia atau kuota khusus harian guna mengakomodasi pengunjung yang datang langsung.
ASDP kembali mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan sejak jauh hari melalui pemanfaatan sistem tiket online Ferizy.
Untuk memastikan agar berkunjung lebih nyaman dan menyenangkan, berikut beberapa tips dan trik yang perlu diperhatikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved