Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM komedi 'Agak Laen' dijadwalkan tayang pada 1 Februari 2024. Film ini diharapkan menjadi penyegar kala masyarakat Indonesia sedang dihadapkan panasnya situasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Tayang sekitar dua pekan sebelum hari hari pencoblosan yang dijadwalkan bergulir 14 Februari. Film Agak Laen bisa menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Indonesia.
"Jadi kami membayangkan sekarang di sosial media (sosmed) aja sudah seperti apa (masa kampanye), sosmed makin keruh dengan pertarungan, fitnah dan segala macem, makin butek lah. Dan kami berharap film ini nantinya bisa memberikan oase atau kesegaran buat penonton," kata Produser Film Agak Laen Ernest Prakasa dalam konferensi pers, Selasa (12/12).
Baca juga : Ernest Berkolaborasi dengan Yandy Laurens di Jatuh Cinta Seperti di Film-Film
Disutradarai langsung oleh Muhadkly Acho, yang tidak asing dengan dunia film komedi. Serta dibintangi grup komedi Agak Laen yang terdiri dari Indra Jegel, Boris Bokir, Oki Rengga dan Bene Dion. Ernest menjamin film ketiga dari Imajinari Pictures ini bakal membuat penonton terhibur.
Baca juga : Film Agak Laen Rilis Teaser Poster
"Pokoknya gue janji, imajinari janji film ini lucu banget. Selama ngedit kami juga merasa bahagia sekali dengan hasilnya, lucu banget," tegas Ernest.
Dua bulan jelang perilisan, film Agak Laen juga sudah membagikan official trailer mereka di kanal youtube Agak Laen Official. Nuansa komedi dengan balutan misteri tersaji dalam trailer berdurasi 2 menit 10 detik itu, tak kalah menarik Acho juga berhasil menampilkan warna-warna neon yang identik dengan pasar malam dalam film.
Selain dibintangi empat personel Agek Laen, Film ini juga diperankan sederet artis ternama lainnya sepert Tissa Biani (Marlina), Indah Permatasari (Intan), Arief Didu (Pak Basuki), hingga penyanyi Anggi Marito (Naomi) yang debut didunia akting.
"Kalau kita bicara soal grup, mungkin grup komedi di Indonesia gak banyak saat ini yang sekompak mereka dan kemistrinya sehebat mereka. Jadi itu yang kita jadikan modal kenapa aku percaya Agak Laen ini bisa menjadi kekuatan bukan cuman dipodcast tapi juga di layar lebar," tukas Ernest.
Film Agak Laen bercerita tentang empat sekawan yang mengelola rumah hantu pasar malam yang tidak laku karena tidak menyeramkan dan membosankan. Kemudian, rumah hantu tersebut direnovasi agar bisa bertahan dan ramai pengunjung.
Setelah direnovasi, ada seorang pengunjung yang datang ke rumah hantu mereka dan mengalami serangan jantung karena keseraman rumah hantu tersebut. Pengunjung itupun meninggal di tempat.
Keempat sekawan itupun mengubur mayat tersebut diam-diam di dalam rumah hantu tersebut dan membuat rohnya gentayangan. Rumah hantu tersebut menjadi semakin ramai pengunjung, namun disisi lain mereka harus dihadapkan dengan pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan terkait hilangnya pengunjung itu. (Z-8)
Film Agak Laen: Menyala Pantiku mencatatkan rekor 10 juta penonton hanya dalam 35 hari, mengancam posisi KKN di Desa Penari sebagai film terlaris sepanjang masa.
Sejarah baru perfilman Tanah Air kembali tercipta. Film komedi Agak Laen: Menyala Pantiku! resmi menobatkan diri sebagai Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa pada Jumat (2/1).
Industri perfilman nasional kembali bergairah dengan kehadiran film komedi terbaru, Agak Laen: Menyala Pantiku.
Tayang sejak Kamis (27/11) di seluruh bioskop Indonesia, Agak Laen: Menyala Pantiku! meraih 272.846 penonton.
Film "Lupa Daratan" garapan Ernest Prakasa bersama Netflix dan Imajinari mengungkap sisi gelap dunia selebritas melalui kisah seorang aktor yang kehilangan kemampuan berakting.
"Memang scene itu yang paling lama digarapnya, gue masih inget banget itu digarap dari abis makan malam terus kita pulang sampe jam 3 pagi waktu itu."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved