Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Emir Mahira mengaku lebih terbuka pada budaya Minangkabau setelah berpartisipasi dalam film yang mengangkat tentang masyarakat Minangkabau, Onde Mande!.
"Saya jadi terbuka matanya ke sesuatu budaya yang enggak baru sebenarnya ini budaya saya, tapi sesuatu yang belum familiar," ujar dia, dikutip Kamis (15/6)..
Emir ingin lebih tahu bukan hanya ssoal budaya Minangkabau, tetapi budaya Indonesia secara luas setelah selama 10 tahun tinggal di Kanada.
Baca juga: Jajang C Noer Mengaku Setengah Mati Antarkan Dialog Bahasa Minangkabau
"Aku sebagai orang yang cukup keberuntungan bisa pergi ke luar negeri mencoba hidup di berbagai budaya yang berbeda-beda," tutur dia.
Berbicara mengenai film, Emir mengaku membutuhkan waktu bersiap diri terutama untuk membangun emosi. Dia bersyukur mendapat bantuan dan dukungan dari sesama pemain dan kru.
Dalam Onde Mande!, dia berperan sebagai tokoh Anwar, pegawai perusahaan sabun yang harus kembali ke kampung halaman di desa tepi Danau Maninjau, Sumatra Barat untuk menemui pemenang sayembara yang diadakan perusahannya.
Baca juga: Onde Mande! Bawa Pesan Tentang Keluarga dan Kehangatan Masyarakat Minang
Awalnya, demi mendapatkan hadiah sayembara senilai Rp2 miliar dari perusahaan sabun, warga desa menyusun rencana besar, sebab, sang pemenang sayembara, Angku Wan meninggal sebelum mengklaim hadiahnya.
Rencana-rencana yang disusun warga desa sempat mengundang pro dan kontra dan keadaan pun semakin runyam tatkala Anwar (Emir Mahira), selaku perwakilan perusahaan sabun, datang ke desa untuk memvalidasi pemenang.
"Anwar karakter yang agak personal bagi aku. Aku kan dari SMP sudah di luar negeri, kuliah. Sampai aku at one point don't know my identity. Aku enggak tahu seperti apa," kata Emir.
Dia mengatakan menemukan identitas yang dia cari saat kembali ke Indonesia.
Pada mereka yang pernah bertanya mengenai identitas dirinya, Emir berpesan, "Buat yang mencari identity, kadang-kadang kita bisa menemukan diri kita di rumah." (Ant/Z-1)
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Siapa Boiyen? Ini profil lengkap Yeni Rahmawati, komedian dan pedangdut yang kini jadi sorotan usai menggugat cerai suaminya di PA Tigaraksa.
Baru seumur jagung, pernikahan Boiyen dan Rully Anggi Akbar kandas di meja hijau. Simak fakta persidangan dan jadwal sidang lanjutannya di sini.
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
“Saya merasa sangat Minang. Salah satu buktinya adalah sehari-hari saya pakai kebaya panjang dan sarung. Itu sudah hampir sepuluh tahun saya pakai itu," kata Jajang.
Ajil Ditto dan Shahabi Sakri berperan sebagai kakak-adik bernama Huda dan Hadi. Keduanya merupakan pemuda yang tinggal di Desa Sigiran, dekat Danau Maninjau, Sumatra Barat.
Cerita dalam film Onde Mande! berpusat pada strategi warga Desa Sigiran, Sumatra Barat, dalam berusaha memenangkan hadiah sayembara senilai Rp2 miliar dari sebuah perusahaan sabun,
“Untuk saat ini, aku pasti lebih memilih jadi aktor. Cita-cita jadi pemain bola itu di masa lampau saja, itu udah lewat banget.”
"Ada syuting di sekolah juga sama anak-anak. Aku happy! Karena aku suka anak kecil.”
Shenina, awalnya, mengaku kesulitan dalam mempelajari bahasa Minang. Hal tersebut tentu menjadi suatu tantangan baru bagi Shenina di dalam karier beraktingnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved