Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA 15 Maret lalu, Tiger Den mencetak sejarah sebagai acara musik pertama dengan all-Asian lineup di festival ternama, South by Southwest Music Festival (SXSW) di Austin, Texas, Amerika Serikat (AS).
Acara itu merupakan hasil kolaborasi perusahaan berbasis di AS yang didedikasikan kepada kultur anak muda Asia, Jaded, dan band K-Pop alternatif asal Seoul, Balming Tiger, yang juga disponsori brand ikonik Tiger Balm dan startup musik asal Korea Selatan, KiTbetter.
Tiger Den menuai sukses besar, menampilkan serangkaian penampilan menawan dan difitur berbagai media internasional.
Baca juga: Slank, Mahalini Hingga Aldi Taher Turut Sukseskan Festival Pesta Rakyart 2023
Penonton yang memenuhi lokasi disuguhi musik selama 12 jam non-stop dari 18 musisi yang dikurasi oleh Jaded dan Balming Tiger termasuk Tuan Tigebelas dan Yacko.
"Energi dari 2 panggung tersebut masih berbekas sampai hari ini. Dua panggung ini ngasih banyak banget teman baru," ujar Tuan Tigabelas tentang pengalamannya tampil di dua panggung SXSW, termasuk Tiger Den.
"Ekspresi jujur tentang set yang kami bawakan jadi bukti bahwa perbedaan bahasa seakan nggak jadi masalah, karena it's all about the music!" lanjutnya.
Baca juga: Polisi Turunkan 425 Personel Amankan Festival Musik Hammersonic
Acara ini sukses membawa Balming Tiger memenangkan Grulke Prize dari SXSW untuk 'Developing Non-U.S Act'.
Media ikonik Rolling Stone juga mendeskripsikan penampilan Balming Tiger sebagai "effervescent", sedangkan musisi terbaru asal Korea Selatan dari 88rising, LØREN, menuai pujian dari Atwood Magazine dan PASTE Magazine setelah penampilannya di Tiger Den.
Berbagai musisi lainnya seperti Shye (Singapura) dan Asian Glow (Korea Selatan) juga masuk ke dalam The Austin Chronicle's 'Best Things We Saw' list pada hari itu.
"Kami sangat senang dengan hasilnya dan dengan penonton yang sangat beragam. Sangat senang melihat penonton dari latar belakang yang berbeda bisa bersatu dengan para musisi. Tiger Den membuktikan bahwa pada akhirnya, akan selalu ada keinginan untuk seni dan musik, tak peduli asalnya dari mana. Kami merasa sangat terinspirasi untuk memberikan kesempatan lebih lanjut bagi para musisi ini untuk dapat terus bersinar," ungkap Founder Jaded, Jing Wang.
Tiger Den merupakan penampilan AS perdana bagi sebagian musisi di lineup. Bahkan, bagi sebagian dari mereka, Tiger Den akan menjadi momen kali pertama menginjakkan kaki di AS.
Jaded dan Balming Tiger bangga dapat menjadi bagian dari pencapaian tersebut dan sangat gembira dapat memberikan panggung kepada musisi-musisi Asia di lineup Tiger Den dengan penonton yang berskala global. (RO/Z-1)
SBS Gayo Daejeon 2025 menjadi salah satu acara musik K-Pop paling ditunggu penggemar di seluruh dunia.
Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2025 menegaskan dirinya bukan sekadar festival musik, melainkan laboratorium kreatif yang hidup di tengah kota.
Grup musik pop Jakarta, White Shoes and The Couples Company (WSATCC), mengungkapkan kegembiraan mendalam mengenai partisipasi mereka dalam rangkaian tur Soundrenaline 2025.
Jakarta akan menjadi lokasi penyelenggaraan Soundrenaline 2025, festival musik dan seni yang tahun ini hadir dengan format baru.
Setelah sukses meramaikan Makassar dan Medan, gelaran Soundrenaline 2025 kini bersiap melanjutkan perjalanannya ke Bandung pada Sabtu, 29 November 2025.
Malam puncak Lustrum ke-12 turut dimeriahkan oleh Wika Salim, Secondborn, dan DJ Winky Wiryawan, yang menambah euforia.
SIKAP konsisten ditunjukkan band asal Jakarta, Reality Club, untuk membela Palestina. Mereka mengumumkan batal tampil di festival musik tahunan South by Southwest (SXSW).
Reality Club akan tampil dalam segmen FRIENDS:FOREVER, acara musik Asia terbesar di SXSW, yang akan digelar pada 14-15 Maret 2024.
Keduanya akan tampil di sesi showcase bertajuk Tiger Den, yang akan digelar pada 15 Maret 2023 dan akan menjadi acara pertama di sejarah SXSW yang menampilkan deretan musisi dari Asia.
Kesepuluh startup itu yakni PeduliLindungi, Ruang Guru, Ruang Halal, Tiga Token Digital, Sabahat Gemarikan, Eresto, Lokapoin, Everidea Interactive, UMG Idealab dan Omni Hotelier
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved