Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebuah kolaborasi musik yang segar dua generasi bersatu dalam eksplorasi musik elektronik. Dimulai dari gagasan Osvaldo Nugroho dan Winky Wiryawan yang pernah melewati “golden era” dari skena electronic music Tanah Air. Kini, keduanya tergerak kembali melahirkan trek dance music dari era mereka, namun kini dengan sentuhan progressive house serta imbuhan tema permainan instrumen gitar yang catchy. Lagu itu berjudul ”Sassy”.
Tidak ada nama lain selain Sara Fajira yang lantas terpikirkan untuk menjadi pilihan mereka, untuk mengisi vokal di karya baru Osvaldo dan Winky tersebut. Alasannya, keduanya melihat eksplorasi musik Sara yang menembus berbagai genre, mulai dari pop, elektronik sampai ke metal, benar-benar total. Bisa dibilang, konsep “Sassy” merupakan bentuk eksplorasi musik elektronik era club di tahun 2000-an, tapi diwarnai dengan tarikan nada vokal yang modern.
Lirik “Sassy” sendiri menceritakan tentang sisi ‘liar/lain’ wanita yang juga bisa seperti laki-laki, melanglang buana, tebar pesona, bermain ke sana-ke mari, tidak terbawa perasaan, tidak ada hubungan atau tali ikatan antara satu sama lain, mencari kesenangan dan kebahagiaan hanya untuk dirinya sendiri. Lelah dengan hubungan yang terulang itu-itu saja, lalu memutuskan untuk menyembuhkan diri sendiri dengan bersenang-senang tanpa harus mencari cinta atau jatuh cinta.
“Lagu ‘Sassy’ buat gue adalah salah satu original track club friendly yang bisa dimainkan semua DJ. Dengan sound progressive house di era gue dan Osvaldo yang kental dan isian vokal Sara, mengingatkan pada sound-sound 2000-an yang sering gue mainin di serial event ‘Basement Of Heaven’ (B.O.H),” ujar Winky memperjelas konsep lagunya.
“Gue dan Winky benar-benar seperti melewati lorong waktu perjalanan karir kami dan kami tuangkan melalui sound-sound di lagu “Sassy” ini. Dan vokal dari Sara yang sangat merepresentasikan EDM scene masa kini sebagai perwujudan bahwa kami masih konsisten di karir musik dan (profesi) DJ kami,” imbuh Osvaldo menimpali.
Sementara di mata Sara Fajira yang menulis liriknya, “Sassy” merupakan lagu yang seru! Tidak hanya dari warna musik, genre-nya yang nostalgic dan magic, yang dibuat oleh the legends themselves, Winky Wiryawan dan Osvaldo Nugroho.
“Gambaran dari ‘Sassy’ ini sendiri juga, adalah liriknya yang membuat menarik. Mungkin ini adalah salah satu perwakilan untuk para wanita yang juga merasakan hal yang sama. Sungguh menggemaskan,” seru Sara semangat.
“Sassy” yang dirilis via ON Musik dan didistribusikan melalui Warner Music Indonesia tersebut sudah bisa didengarkan di berbagai platform digital mulai 20 Mei 2022. (OL-12)
Perilisan lagu berjudul Miliaran Manusia dan Agency ini bertujuan untuk memperkenalkan nuansa pementasan kepada calon penonton Musikal Perahu Kertas.
60 pencipta lagu yang tergabung dalam Garda Publik Pencipta Lagu (Garputala) melaporkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
SPOTIFY resmi merilis Wrapped 2025 untuk para pendengar di seluruh dunia. Setiap tahunnya, Spotify Wrapped merangkum perjalanan mendengarkan musik dan podcast
PADI Reborn akhirnya resmi meluncurkan single terbarunya, Ego, pada Jumat, (7/11). Single ini menjadi pembuka album terbaru mendatang berjudul Dua Delapan.
Pada 1996, James F Sundah bersama Titiek Puspa, bekerja sama dengan member band legendaris Scorpions, Klaus Meine dan Rudolf Schenker.
Lagu Omoide Scroll kini telah dirilis di layanan streaming sebagai singel resmi ke-67 AKB48, sementara lagu ciptaan asli Akimoto berjudul Cécile telah dihapus dari YouTube.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved