Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Deva Mahenra melakukan debut akting di atas panggung teater untuk pementasan seri monolog Di Tepi Sejarah dengan memerankan tokoh Sjafruddin Prawiranegara.
Monolog tersebut mengambil judul Kacamata Sjafruddin, yang dibuat Titimangsa Foundation dan KawanKawan Media bekerja sama dengan Direktorat Perfilman, Musik dan Media Kemendikbudristek.
"Sebenarnya mungkin bisa dibilang akhirnya berjodoh dengan Sjafruddin. Bukan saya yang akhirnya tertarik memerankan tokoh Sjafruddin, tapi Sjafruddinlah yang sepertinya memilih saya untuk bermain atau melakonkan," kata Deva saat dijumpai wartawan di Jakarta, ditulis Jumat (15/4).
Baca juga: Teater Jadi Benteng dengan Para Aktornya Angkat Senjata
Sebagai seorang yang telah memilih aktor sebagai jalan hidup, Deva merasa dirinya juga harus mencoba semua spektrum keaktoran termasuk pentas panggung teater. Apalagi, mengingat banyak rekan aktor lainnya yang telah melakukan debut di panggung terlebih dahulu.
Menurut Deva, perbedaan terbesar antara berakting untuk film dan pementasan teater terletak pada skala persiapan.
Jika berakting untuk film, lanjutnya, kesempatan untuk memperbaiki adegan akan selalu ada. Sementara di atas panggung, tidak ada kesempatan untuk memperbaiki ketika pentas dimulai.
"Persiapan menentukan kesiapan, fokus, disiplin, ketenangan. Saya belajar banyak hal," tuturnya.
Senada dengan Deva, sutradara Yudi Ahmad Tajudin mengatakan permainan di atas panggung merupakan sesuatu yang dilakukan secara kontinu atau tidak terpenggal dalam waktu dan tempat yang sama.
Mengingat hal tersebut, menjadi penting bagi Yudi untuk mengarahkan keaktoran Deva secara disiplin termasuk melakukan latihan olah tubuh, eksplorasi vokal, dan membongkar pemahaman tentang akting.
Yudi mengatakan dirinya terbuka untuk bekerja sama dengan tim produksi baru, termasuk dengan aktor seperti Deva yang belum pernah berkolaborasi sekalipun, selama mereka menyatakan kesediaan diri untuk bertualang bersama visi sutradara.
"Karena, buat saya, penciptaan pertunjukan itu selalu petualangan, ya, tidak pernah bisa dipastikan dari awal bagaimana hasilnya. Mungkin juga karena saya sutradara eksperimental, jadi tidak pernah desainnya kukuh di awal, selalu dicoba-coba sambil jalan," katanya.
Deva mengatakan dirinya mengesampingkan agenda lainnya atau tidak mengambil tawaran pekerjaan lain demi mendapatkan ketenangan sehingga lebih fokus untuk mendalami peran panggung.
Dengan persiapan yang cukup, termasuk durasi berlatih dan mendalami peran, Deva mengaku kesulitan-kesulitan dapat ia lewati.
Selain itu, dirinya juga merasa terbantu dengan membaca sejumlah referensi buku mengenai tokoh Sjafruddin yang dipinjamkan sutradara kepada dirinya.
"Saya jujur, ya, selama ini tahunya Sjafruddin Prawiranegara itu hanya sebatas Gubernur pertama Bank Indonesia," tuturnya.
Usai bergabung bersama proyek kolaborasi ini, Deva mengaku dirinya mendapat banyak pengetahuan mengenai latar belakang tokoh Sjafruddin dalam konteks sejarah Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI).
"Tidak ada kesulitan berarti karena ini kerja kolektif dan saya berada di tengah-tengah orang yang tahu banget apa yang mereka lakukan. Jadi, saya tinggal masuk ke peran, dan semuanya akan berjalan dengan baik," pungkasnya. (Ant/OL-1).
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Siapa Boiyen? Ini profil lengkap Yeni Rahmawati, komedian dan pedangdut yang kini jadi sorotan usai menggugat cerai suaminya di PA Tigaraksa.
Baru seumur jagung, pernikahan Boiyen dan Rully Anggi Akbar kandas di meja hijau. Simak fakta persidangan dan jadwal sidang lanjutannya di sini.
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
Keputusan Vidi Aldiano untuk berhenti sejenak diambil agar ia bisa memusatkan perhatian pada pemulihan kesehatannya.
"Diketahui program siaran tersebut menampilkan beberapa muatan adegan yang mengesankan penggambaran seksualitas,"
AKTOR Deva Mahenra kembali didapuk untuk memerankan sosok Aris untuk Ipar Adalah Maut The Series, peran yang sama saat ia bermain di film Ipar Adalah Maut.
Ipar Adalah Maut The Series sudah rilis sejak Senin (3/11) dan dijadwalkan akan tayang setiap hari pukul 19.30 WIB di MDTV. Selain itu, Ipar Adalah Maut juga tayang di Netflix.
"Kita compare medium yang 1,5 jam (film Ipar adalah Maut) sama medium yang berpuluh-puluh episode, jadi pasti ada sisi Aris yang tidak terlihat di film akan muncul juga di sini (series),"
Deva Mahenra masih didapuk untuk memerankan Aris seperti di film. Sementara pemeran Nisa dalam series ini adalah Tatjana Saphira dan Rani diperankan oleh Nicole Parham
“Harapan aku, pada punya energi ya untuk nonton, karena kayak naik roller coaster, semua bergejolak. Bagi kamu yang mengalami pengkhianatan, dibohongi, agar film ini menjadi suara buat kamu,”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved