Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI muda Mirriam Eka kembali menghadirkan lagu baru Fana (Surga di Dunia), yang dijanjikan akan menggoda telinga pendengarnya dengan genre pop dan tempo upbeat.
Lagu Fana mengisahkan seseorang perempuan sedang jatuh cinta yang mendalam dan menginginkan pasangannya menjadi yang terakhir untuknya. Sang perempuan itu seakan-akan menggoda pasangannya dengan menjanjikan surga di dunia jika ingin menjalin hubungan yang lebih serius.
"Lagu ini gambarin lagi jatuh cinta mendalam dan merasa dunia itu milik berdua. Dia enggak pengin hubungannya cuma main-main tapi mau everlasting," ujar Mirriam menjelaskan lagunya dalam siaran pers, dikutip Sabtu (2/4).
Baca juga: Sade Susanto Rilis Single Maybe Baby
Lagu itu diciptakan dan diproduseri oleh trio Lale Ilman Nino (Laleilmanino) yang dikenal sudah ahli melahirkan lagu- lagu yang menyenangkan untuk didengar telinga.
Ini bukan pertama kalinya Mirriam bekerja sama dengan Laleilmanino karena sebelumnya pada lagu perdananya, Jodoh Orang, juga disiapkan oleh trio musisi itu.
Kamga juga ikut terlibat dalam lagu Fana (Surga di Dunia) membantu Mirriam sebagai vocal director.
"Proses rekamannya seperti biasa kalau rekaman bareng Lale Ilman Nino dan Kamga seru banget dan lancar walau ada perubahan lirik mendadak waktu rekaman," katanya.
Gadis yang menginjak usia 24 tahun itu menyebutkan lagu ini cocok didengar bagi mereka yang sedang merasa kasmaran atau bahkan berkeinginan untuk menyatakan perasaan terpendamnya kepada sang pujaan hati. Ia berharap lagu ini bisa diterima dengan baik oleh banyak orang.
Fana (Surga di Dunia) sudah bisa didengarkan di seluruh platform music streaming yang tersedia di Indonesia.
Video lagunya tersedia di kanal Youtube Warner Music Indonesia dengan konsep fun and colorful. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved