Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYUSUL kolaborasinya dengan Bonobo di lagu Shadows, yang diambil dari album terbaru Bonobo, Fragments, Jordan Rakei, Jumat (4/3), merilis single terbarunya berjudul Bruises.
Lagu dari musisi asal Inggris tersebut menjadi lead single dari EP barunya dengan nama yang sama dan menampilkan 4 lagu.
Di Bruises, Jordan mengeksplorasi genre reggae, yang menjadi salah satu akar musiknya, dan memberi penghormatan kepada legenda musik genre tersebut, Bob Marley.
Baca juga: Gandeng Musisi Malaysia, Suara Kayu Hadirkan Obat Rindu
“Aku ingin menjelajahi akar musikku yaitu reggae di Bruises dengan sentuhan alternatif,” ujar Jordan. “Aku menulis bagian string di lagu ini dan membawanya ke Amika Quartet. Kami menghabiskan satu hari di mana kami membahas berbagai ide untuk banyak bagian di lagu ini dan aku sangat puas dengan hasil akhirnya. Sangat menyenangkan proses pembuatan lagu ini karena lagu ini membawaku ke hari-hari awal aku membuat musik.”
Lagu pembuka EP Bruises mendatang, Defection, ditulis oleh Jordan bersama Oli Rockberger.
“Lagu tersebut memiliki narasi tentang mencari cinta dan memahami kekuatannya yang dapat mencairkan berbagai masalah lainnya,” ujar Jordan. “Kami menulisnya pada 2018 dan sebentar lagi lagu ini mempunyai rumahnya.”
Salah satu dari dua lagu lainnya di EP itu adalah Lightning, yang ditulis oleh teman lama Jordan, Georgia Potter (aka Moreton) dengan nuansa produksi musik elektronik yang kental seperti di album 2021 Jordan, What We Call Life.
Lagu terakhir di EP itu adalah The Flood, yang diambil dari album What We Call Life. Versi terbaru lagu itu direkam di studio rekaman Maida Vale BBC.
“Aku sangat suka menginterpretasikan lagu-laguku ke versi lain agar dapat disesuaikan dengan setting dan mood berbeda,” ujarnya. “Aku ingin mengurangi banyak hal dan memfokuskan semuanya kepada tekanan dan pelepasan dibanding dengan overplaying dan produksi musik yang berlebih.”
Seorang vokalis, penulis lagu, produser musik, dan multiintrumentalis, Jordan Rakei merilis album ke-4-nya What We Call Life, September 2021 lalu, yang mendapatkan sambutan hangat dari industri musik dunia termasuk The Line of Best Fits yang mendeskripsikan What We Call Life sebagai sebuah “Koleksi lagu yang menggugah pikiran dan benar-benar menarik, disampaikan dengan gaya yang sederhana namun menawan... [itu] album Rakei yang paling lengkap hingga saat ini, dengan tekstur suara dan konsep yang kaya, yang dibuat oleh seorang musisi di puncak karier mereka,". (RO/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Lagu dari musisi asal Inggris tersebut menjadi lead single dari EP barunya dengan nama yang sama dan menampilkan 4 lagu. EP Bruises siap dirilis pada 4 Maret 2022 mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved