Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DUET Uberka, yang merupakan unit rock asal Jakarta, menggandeng Cholil dari Efek Rumah Kaca untuk menghadirkan sebuah single kolaborasi berjudul Benua.
Benua seakan menjadi gong kebangkitan Uberka ke kancah industri musik Tanah Air setelah 8 tahun mereka tidak menghadirkan musik baru.
"Dulu, Uberka banyak makai ambience sebagai identitas musiknya. Kali ini, kita lebih banyak makai distorsi. Secara instrumen juga di materi-materi baru kita lebih banyak menggunakan instrumen organik, sementara dulu kita pakai drum machine," kata Uberka dalam keterangan resmi, Jumat (29/10).
Baca juga: Doyoung NCT 127 Mengaku Pilih Tonton Street Woman Fighter Ketimbang Drama Kakaknya
Uberka kini hanya terdiri dari dua anggota yaitu Tomi pada vokal dan gitar serta Dodit pada bass. Meski berbeda dari sebelumnya, kini, mereka siap tampil lebih maksimal.
Oleh karena itu, mereka ingin ajang comebackmereka ini bisa spesial dan akhirnya digarap dengan totalitas.
Lalu dipilihlah Benua, yang merupakan sebuah materi yang sebenarnya disiapkan Tomi sejak 2016, atau jika ditilik kembali ke masa silam Benua adalah lagu yang tidak pernah dirilis Cholil Mahmud dari Efek Rumah Kaca.
Ternyata Tomi pernah mengontrak bareng dalam satu tempat yang sama dengan manajemen ERK. Singkat cerita komputer miliknya sering kali dipakai anggota ERK termasuk dalam penciptaan karya.
Saat Tomi tengah berselancar asik di komputernya tiba- tiba ia menemukan sebuah file berisikan demo musik yang menjadi cikal bakal Benua.
"Ternyata itu file demo ERK yang tidak jadi dipakai untuk album satu. Jadi materinya itu bahkan materi 2000-an awal. Gue suka banget sama Benua, lalu gue minta izin Cholil buat makai lagunya," kenang Tomi tentang Benua.
Benua bercerita tentang seseorang yang merasakan dunia sedang baik-baik saja, namun pada kenyataan keadaan jauh dari baik-baik saja.
Meski demikian, pendengar bebas melakukan interpretasi pada lagu ini sesuai dengan selera dan pemahamannya.
"Interpretasi dan pemahaman gue sih begitu, seseorang yang ngerasain semuanya aman, nyaman, tenang, tapi sebenarnya dunia tuh lagi berantakan banget. Tapi gue juga yakin ini bisa jadi beda banget dari apa yang ditulis sama Cholil termasuk secara emosinya," ujar Tomi.
Benua akan menjadi gerbang penghantar menuju sebuah EP yang akan dirilis Uberka pada tahun depan sekaligus menjadi monumen penanda kembalinya mereka.
Beberapa lagu telah dituliskan dan sedang memasuki proses akhir perekaman.
Uberka juga membawa teman lamanya turut serta dalam rilisan kali ini, denhan Wendi Arintyo dari ALS Studio dipilih sebagai Mixing & Mastering Engineer pada lagu Benua. (Ant/OL-1)
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Siapa Boiyen? Ini profil lengkap Yeni Rahmawati, komedian dan pedangdut yang kini jadi sorotan usai menggugat cerai suaminya di PA Tigaraksa.
Baru seumur jagung, pernikahan Boiyen dan Rully Anggi Akbar kandas di meja hijau. Simak fakta persidangan dan jadwal sidang lanjutannya di sini.
Uberka melalui single May We Heal This World berusaha menceritakan tentang kelayakan Bumi ini untuk ditinggali dan mengajak pendengarnya untuk lebih peduli dengan alam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved