Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
DISC Jockey (DJ) asal Banun, Jawa Bawat, DJ E-One sukses memenangi kompetisi Red Bull 3Style Indonesia yang melangsungkan partai finalnya di Boca Rica, Jakarta, 1 Desember lalu.
Dengan kemenangan itu, DJ E-One akan mewakili Indonesia pada ajang Red Bull 3Style World Finals di Moskow, Rusia, April 2020 mendatang.
“Saya sangat senang bisa menjadi pemenang Red Bull 3Style Indonesia 2019 ini dan tentu saja bangga sekali bisa menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia di World Final Red Bull 3Style di Moskow, Russia. Saya ingin memperlihatkan bahwa di Indonesia banyak sekali DJ berbakat dan berkualitas yang tidak kalah dari negara lain", kata pria 33 tahun itu usai memenangi kompetisi seperti dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/12).
Baca juga : Shopee Gandeng Didi Kempot sebagai Brand Ambyarsador
Di ajang final dunia nanti, DJ E-One yang berambisi menjadi pemenang harus bisa mengesankan dewan juri yang diisi DJ legendaris dunia, diantaranya, dan Puffy.
Kemenangan di Indonesia, diakui DJ E-One menjadi modalnya berlaga di Rusia. Terlebih pada final di Jakarta, ia harus tampil di depan DJ kelas dunia yang pernah menang di Red Bukll 3Style yang juga jadi juri di Indonesia, yaitu DJ Four Colour Jack dari AS, DJ Shintaro dari Jepang, dan DJ J. Espinoza dari AS. Satu juri lainnya ialah DJ talisa asal Indonesia yang juara Red Bull 3Style pada 2007.
Modal lain yang dimiliki DJ E-One yang bernama asli Ridwan Gunawan itu, antara lain keberhasilannya masuk ke final kejuaraan dunia DMC pada 2005 dan 2014.
Ridwan yang menekuni profesi turtablist sejak SMA dengan membentuk itu juga masuk dala Kolaborasi DJ Indonesia pada 2003. (RO/OL-7)
Para peserta VEX Robotics Global 2026 ditantang untuk menerapkan kemampuan berpikir kritis, analisis data, hingga kolaborasi global dalam menyelesaikan misi robotika yang kompleks.
Ajang kompetisi olahraga dan seni antar SMA bertajuk SkyBattle 2026 yang digelar oleh SMA Labschool Kebayoran, Jakarta, resmi berakhir.
Pameran ini telah masuk dalam agenda belanja, bertukar informasi, meningkatkan keterampilan, hingga berkompetisi para pegiat industri makanan dan minuman hingga pehobi.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Satu hal yang membedakan kompetisi spelling bee tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah pengakuan akademik yang lebih formal.
Siswa yang berhasil melaju ke babak semifinal dan final akan memperoleh sertifikat yang diakui oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved