Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
OUTER panjang ala kimono berwarna beige dipadukan dengan atasan kemeja putih dan celana longgar broken white menampilkan kesan sederhana namun anggun. Busana tersebut merupakan salah satu koleksi Raya 2025 dari jenama fesyen muslim lokal Kudung. Melansir dari siaran pers yang diterima Media Indonesia, Jumat (14/3), koleksi bertajuk Serene Bliss ini terbagi menjadi dua kategori yaitu Kudung Basic dan Kudung Klasik, masing-masing mempunyai ciri khasnya tersendiri.
Konsep utama Kudung Basic ialah model simpel dan minimalis. Sementara itu, Kudung Klasik hadir dengan permainan di detail dan statement yang memberikan kesan anggun dan elegan. Bahan yang digunakan Kudung Basic didominasi oleh cotton linen dengan karakteristik yang ringan dan nyaman untuk dikenakan di cuaca tropis. Sedangkan, Kudung Klasik didominasi dengan detail bordir organza, aksen berbahan silk dan semi wool, menambah kesan elegan dan mewah.
Tak hanya potongan busana ala kimono, pilihan lainnya dalam koleksi ini ialah abaya longgar, atasan, outer panjang dan pendek, celana, dan rok. Koleksi ini hadir dengan warna warna-warna netral seperti beige, hitam, dan abu-abu yang mempunyai maknanya masing-masing.
Beige dan earth tone melambangkan kedamaian dan kesederhanaan. Hitam melambangkan elegansi dan kekuatan. Abu-abu melambangkan modernitas. Ketiga warna tersebut selaras dengan persona yang ditampilkan oleh koleksi ini. Koleksi Serene Bliss dibanderol mulai dari harga Rp100 ribu sampai Rp800 ribu. (M-2)
DIKENAL dengan karya seni mural yang telah mendunia, seniman yang dikenal dengan sisi misteriusnya yang enggan mengungkap identitas aslinya, Darbotz, kini hadir dengan karya baru.
Lebih dari 3500 pelaku UMKM telah menerima pelatihan dasar, sementara 170 UMKM terpilih menjalani pendampingan mendalam.
Ia menilai antusiasme pelaku UMKM maupun masyarakat menunjukkan bahwa produk kreatif Tangsel semakin diterima dan dibanggakan selama empat hari pelaksanaan festival.
Mengusung tema Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries, TEI tahun ini menyoroti potensi produk lokal yang semakin diminati pasar global.
DJKI laporkan 564 merek kolektif koperasi terdaftar, memperkuat perlindungan produk lokal dan mendukung kemandirian ekonomi bangsa sesuai program Presiden Prabowo.
Festival ini mengusung tema “Literasi & Pameran Kearsipan 5 Abad Jakarta: Lo Jual Gue Beli” dan akan berlangsung pada 14-22 Oktober 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved