Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

QRIS Antarnegara Indonesia–Korea Selatan Resmi Diluncurkan, Transaksi Tanpa Tukar Valuta Kini Bisa Dilakukan

Media Indonesia
01/4/2026 21:45
QRIS Antarnegara Indonesia–Korea Selatan Resmi Diluncurkan, Transaksi Tanpa Tukar Valuta Kini Bisa Dilakukan
Ilustrasi(BI)

Bank Indonesia dan Bank of Korea resmi meluncurkan konektivitas pembayaran QR antarnegara Indonesia–Korea Selatan yang memungkinkan masyarakat Indonesia bertransaksi di Korea Selatan menggunakan QRIS melalui aplikasi domestik tanpa perlu menukar valuta asing. Transaksi dilakukan langsung dalam mata uang lokal kedua negara sehingga menjadi lebih efisien dan berbiaya rendah.

Inisiatif ini merupakan bagian dari Joint Vision Statement (JVS) antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung yang ditandatangani di Korea Selatan pada Selasa (1/4).

Peresmian konektivitas pembayaran QR antarnegara dilakukan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Deputi Gubernur Senior Bank of Korea Sangdai Ryoo. Prosesi berlangsung secara bersamaan di Indonesia dan Korea Selatan pada 1 April 2026, menandai bahwa layanan QR lintas negara antara kedua negara telah resmi dapat digunakan.

Dorong Integrasi Sistem Pembayaran dan Ekonomi Digital

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan bahwa peluncuran ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan visi bersama Indonesia dan Korea Selatan untuk membangun sistem pembayaran yang terintegrasi, efisien, dan inklusif sebagai fondasi konektivitas ekonomi digital kedua negara.

“Terhubungnya pembayaran QR Antarnegara tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga memperkuat UMKM, meningkatkan pariwisata, serta membuka peluang baru bagi dunia usaha, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," tutur Perry.

Sejalan dengan hal tersebut, Deputi Gubernur Bank of Korea Chang Cheong-soo menyatakan bahwa peresmian QR antarnegara Indonesia–Korea Selatan menjadi tonggak penting yang mencerminkan semakin eratnya kerja sama kedua negara, khususnya dalam penguatan ekonomi dan keuangan digital.

“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi yang lebih strategis guna memperkuat integrasi sistem pembayaran dan mendukung konektivitas ekonomi digital yang lebih erat antara Korea dan Indonesia," ujarnya.

Seremoni Peresmian Digelar di Jakarta dan Seoul

Prosesi peresmian di Jakarta diselenggarakan di Bank Indonesia dan dihadiri Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta serta Minister & Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia Park Soo-deok.

Di Seoul, seremoni berlangsung di Bank of Korea dengan kehadiran Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman bersama Deputi Gubernur Bank of Korea Chang Cheong-soo.

Implementasi QRIS antarnegara Indonesia–Korea Selatan merupakan hasil sinergi antara Bank Indonesia, Bank of Korea, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), Korea Financial Telecommunications & Clearings Institute (KFTC), serta berbagai lembaga keuangan yang berpartisipasi. Kedua bank sentral berkomitmen memastikan sistem pembayaran lintas negara yang aman, andal, dan efisien guna memperkuat ketahanan keuangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

QRIS Perkuat Transformasi Pembayaran Digital Indonesia

Sejak diluncurkan, QRIS menjadi pendorong utama transformasi pembayaran digital sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia, dengan jumlah pengguna mencapai 60,77 juta hingga Februari 2026.

Pemanfaatan QRIS antarnegara juga terus meningkat di berbagai negara mitra. Secara keseluruhan, frekuensi transaksi wisatawan asing di Indonesia (inbound) tercatat lebih tinggi dibandingkan transaksi masyarakat Indonesia di luar negeri (outbound). Pada 2025, transaksi inbound mencapai 5.892.621 transaksi, melampaui transaksi outbound yang tercatat sebanyak 1.681.112 transaksi. Data ini menunjukkan kontribusi positif QRIS antarnegara terhadap perekonomian domestik.

Kinerja QRIS Antarnegara di Berbagai Negara Mitra

Hingga Februari 2026, kerja sama QRIS dengan Thailand sejak Agustus 2022 mencatat 1,64 juta transaksi dengan nominal Rp656,27 miliar. Kerja sama dengan Malaysia yang dimulai pada Mei 2023 mencatat volume lebih besar, yakni 10,66 juta transaksi senilai Rp2,75 triliun.

Sementara itu, QRIS antarnegara dengan Singapura yang diluncurkan pada November 2023 telah mencatat 554.510 transaksi dengan nominal Rp179,28 miliar. Adapun kerja sama terbaru dengan Jepang sejak Agustus 2025 menunjukkan perkembangan positif dengan capaian 5.088 transaksi senilai Rp428,80 juta.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya