Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Garap Pasar Karbon Dunia, PHI Alam Lestari dan Agasco Sepakati Kerja Sama Strategis di Indonesia

Rahmatul Fajri
11/3/2026 17:20
Garap Pasar Karbon Dunia, PHI Alam Lestari dan Agasco Sepakati Kerja Sama Strategis di Indonesia
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PHI Alam Lestari dengan perusahaan multinasional asal Inggris, Agasco Ltd menjalin kerja sama yang difokuskan pada pengembangan proyek karbon berbasis alam (nature-based solutions) dan ekowisata berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia. Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh CEO PHI Alam Lestari Donny Pur dan CEO Agasco Ltd Ben Atkinson di Hotel Mulia Senayan, Jakarta.

Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian kunjungan kerja bersama Kementerian Kehutanan RI yang diterima langsung oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

CEO PHI Alam Lestari, Donny Pur, menyatakan bahwa kemitraan ini merupakan langkah awal untuk membangun model bisnis yang memadukan konservasi lingkungan dengan nilai ekonomi global.

“Indonesia memiliki kekayaan ekosistem yang luar biasa. Kolaborasi dengan Agasco membuka peluang agar pengelolaan kawasan tidak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga menghasilkan nilai karbon dan keberlanjutan yang diakui secara global,” ujar Donny dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).

Indonesia dinilai memiliki posisi sangat strategis dalam peta ekonomi karbon dunia berkat luasnya hutan tropis. Ben Atkinson, veteran perdagangan karbon internasional yang memimpin Agasco Ltd, menyebut Indonesia sebagai salah satu negara dengan modal alam terkuat.

“Melalui kemitraan dengan PHI Alam Lestari, kami ingin mengembangkan proyek karbon yang kredibel, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan serta masyarakat,” kata Ben Atkinson.

Agasco Ltd yang berbasis di London membawa pengalaman internasional dalam mengembangkan puluhan proyek pengurangan emisi di berbagai negara. Melalui perpanjangan tangannya, PT Agasco Indonesia, perusahaan ini berkomitmen memastikan potensi hutan Indonesia dikelola secara profesional agar memberikan nilai ekonomi optimal bagi negara.

Direktur Pelaksana PHI Alam Lestari, Ade Swargo, menjelaskan bahwa setelah kick-off ini, tim akan segera masuk ke tahap pemetaan proyek dan pengembangan metodologi karbon di beberapa kawasan prioritas di Pulau Jawa dan Sumatera.

Senada dengan itu, Managing Director PT Agasco Indonesia, Made Hariyantha, menekankan bahwa pasar karbon dunia tumbuh sangat cepat sehingga Indonesia harus mengambil peran aktif sebagai pemain utama, bukan sekadar penonton.

Donny Pur menambahkan, kerja sama ini juga memperkuat ekosistem bisnis PHI Group yang selama ini dikenal kuat di sektor perhotelan dan pariwisata. "Ini menjadikan lini bisnis kami semakin lengkap dan bermanfaat bagi masa depan hutan Indonesia," pungkasnya.

PHI Alam Lestari sendiri merupakan anak perusahaan dari Pelangi Hotel Internasional (PHI Group). Sepanjang tahun 2025, grup ini tercatat sangat aktif melakukan ekspansi di sektor pengembangan kawasan dan destinasi wisata berbasis ekosistem di tanah air. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya