Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Newlab+ Klarifikasi Richard Lee tak Lagi Jabat Komisaris

Naufal Zuhdi
10/3/2026 20:31
Newlab+ Klarifikasi Richard Lee tak Lagi Jabat Komisaris
Ahli Estetika Dokter Richard Lee menjawab pertanyaan Hotman Paris saat acara Hot Room di Grand Studio Metro TV, Kedoya, Jakarta, Rabu (23/11/2022)( MI/VICKY GUSTIAWAN)

PT Percepatan Sumber Berkah (NEWLAB+) menegaskan bahwa Richard Lee tidak lagi menjabat sebagai Komisaris maupun menjadi bagian dari struktur perusahaan. Klarifikasi ini disampaikan menyusul masih adanya pemberitaan di sejumlah media yang menyebut nama dr. Richard Lee sebagai bagian dari manajemen NEWLAB+.

Owner sekaligus CEO PT Percepatan Sumber Berkah (NEWLAB+) Meliani Muljoredjo didampingi Chief Operating Officer (COO) Yenny Laksana, menjelaskan bahwa perubahan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama antara kedua pihak.

“Pergantian ini dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama antara PT Percepatan Sumber Berkah (NEWLAB+) dan dr. Richard Lee, yang dilatarbelakangi adanya perbedaan visi dalam pengembangan perusahaan ke depan,” ujar Meliani dalam pernyataan resminya, Selasa (10/3).

Ia menjelaskan bahwa kesepakatan pengakhiran kerja sama tersebut telah berlaku efektif sejak 17 Juni 2025. Prosesnya juga dilakukan secara sah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Pengakhiran perjanjian itu, sambung dia, disaksikan oleh Notaris Sugiarto S.H., M.Kn., M.H., dan dituangkan dalam dokumen Kesepakatan Pengakhiran Perjanjian yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Selain itu, imbuhnya, perubahan struktur perusahaan telah diperkuat melalui Akta Perubahan Perusahaan Nomor 12 dan mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia dengan nomor AHU-AH.01.09-0305543 tertanggal 2 Juli 2025.

Dengan adanya perubahan tersebut, kata Meliani, perusahaan menegaskan bahwa saat ini PT Percepatan Sumber Berkah (NEWLAB+) dan dr. Richard Lee tidak memiliki hubungan afiliasi maupun kerja sama dalam bentuk apa pun. Hal ini mencakup struktur perusahaan, kegiatan operasional, investasi, hingga aktivitas bisnis lainnya.

Ia mengatakan perusahaan juga menegaskan bahwa segala aktivitas, pernyataan, promosi, maupun kegiatan yang dilakukan oleh dr. Richard Lee setelah tanggal efektif tersebut tidak mewakili dan berada di luar tanggung jawab NEWLAB+.

Menurut manajemen, terang dia, keputusan ini merupakan bagian dari dinamika bisnis yang dijalankan secara profesional. Meski demikian, kedua belah pihak tetap berkomitmen untuk menjaga hubungan baik dan saling menghormati secara profesional di masa mendatang.

Seperti diberitakan Richard Lee menjadi tersangka atas dugaan perkara pelanggaran kesehatan dan pelindungan konsumen. Ia diduga menjual produk kecantikan tak sesuai label. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya