Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) resmi mengukuhkan Dewan Pengawas dan Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN) periode 2025-2028. Pengukuhan ini menjadi penanda penguatan peran industri air minum dalam kemasan (AMDK) terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Ketua Umum DPP ASPADIN, Firman, dalam laporan pengurus menyampaikan bahwa ASPADIN telah sukses menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) XI pada 12 November 2025. Melalui forum tertinggi organisasi tersebut, ditetapkan Dewan Pengawas dan Dewan Pengurus Pusat ASPADIN untuk masa bakti 2025-2028.
Firman menegaskan, selama 34 tahun berdiri, ASPADIN konsisten menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian. Sebagai organisasi yang menghimpun pelaku industri AMDK di seluruh Indonesia, ASPADIN memiliki tanggung jawab besar menjaga stabilitas dan kualitas industri.
“Kami berkomitmen untuk terus menjembatani kepentingan pelaku usaha AMDK serta berkontribusi aktif terhadap pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ujar Firman dalam keterangannya, Kamis, (5/2).
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar (Mintamger) Kemenperin, Merrijantij Punguan Pintaria. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku usaha dalam menghadapi dinamika pembangunan industri.
“Penguatan koordinasi dan kolaborasi menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan serta meningkatkan daya saing industri AMDK,” kata Merrijantij.
Dalam kesempatan tersebut, Kemenperin juga memaparkan kinerja industri AMDK nasional. Hingga saat ini, terdapat 707 pabrik AMDK dengan total kapasitas produksi mencapai Rp47 miliar liter per tahun dengan tingkat utilisasi industri pada 2024 tercatat sebesar 71,62%.
Sebanyak 54% pabrik AMDK berlokasi di Pulau Jawa, sementara 46% lainnya tersebar di hampir seluruh provinsi di Indonesia. Industri ini menyerap sekitar 46 ribu tenaga kerja, dengan dua pabrik telah meraih predikat National Lighthouse Industry 4.0. Dari sisi perdagangan, ekspor AMDK pada 2025 hingga Agustus mencapai US$16,85 juta , sementara neraca perdagangan industri AMDK pada 2024 mencatatkan surplus sebesar US$19,46 juta.
Adapun jajaran pengurus ASPADIN periode 2025-2028 yang dikukuhkan antara lain Ketua Dewan Pengawas Rachmat Hidayat, Ketua Umum Firman, Sekretaris Jenderal Yusni Elma, serta Bendahara Herlina Diharjo. (E-4)
Rakernas Amdatara ini bertujuan merumuskan arah kebijakan organisasi demi mendorong pertumbuhan industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang sehat dan berkelanjutan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Ketua Umum Asosiasi Produsen Air Kemasan Nusantara (Amdatara) Karyanto Wibowo menilai tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi industri AMDK nasional.
Kondisi sistem penyediaan air minum (SPAM) di Indonesia masih menghadapi tantangan besar dan belum merata.
Ia menjelaskan, selama ini AMDK di bawah 1 liter sama sekali tidak menimbulkan sampah plastik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved