Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LANTAI bursa hari ini, Rabu (21/1), diwarnai aksi jual masif pada sektor Sumber Daya Alam (SDA) dan energi. Berdasarkan pantauan pasar terbaru, indeks sektoral energi mengalami tekanan setelah beberapa emiten kelas berat (heavyweight) seperti UNTR, ITMG, hingga PTBA kompak mencatatkan penurunan harga yang cukup dalam.
Penurunan dipimpin oleh PT United Tractors Tbk (UNTR) yang terkoreksi sekitar 14,93% ke level Rp27.200. Selain faktor volatilitas pasar, UNTR disinyalir mulai memasuki fase jenuh beli pasca-pembagian dividen, yang sering kali memicu aksi ambil untung (profit taking) oleh para investor besar.
Kondisi serupa merembet ke emiten batubara murni. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terpantau ikut terseret ke zona merah. Pelemahan ini sejalan dengan fluktuasi harga batubara acuan di pasar global (Newcastle) yang masih mencari titik keseimbangan baru di tengah melimpahnya pasokan dari China dan India.
| Ticker | Nama Emiten | Harga Terakhir (IDR) | Pergerakan | Sentimen Utama |
|---|---|---|---|---|
| UNTR | United Tractors Tbk | 27.200 | ▼ 14,93% | Tekanan pasca-dividen & volatilitas sektor industri. |
| ITMG | Indo Tambangraya Megah | 22.300 | ▼ 0,45% | Koreksi harga batubara global & penurunan laba bersih. |
| PTBA | Bukit Asam Tbk | 2.480 | ↔ Sideways | Menahan tekanan jual |
| ADRO | Alamtri Resources Indonesia | 2.260 | ↔ Sideways | Menahan tekanan jual, fluktuasi negatif di sesi I. |
| HRUM | Harum Energy Tbk | 1.185 | ▼ 0,80% | Sentimen negatif harga nikel & batubara. |
Analis pasar modal melihat ada tiga faktor utama yang menekan sektor SDA hari ini:
Rekomendasi: Bagi investor jangka pendek, disarankan untuk Wait and See hingga harga mencapai level support kuat. Pantau terus pergerakan indeks sektoral energi melalui screener IDX untuk mengidentifikasi potensi rebound teknikal. (Z-10)
Pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) PT Agincourt Resources menjadi perhatian publik karena dampaknya yang luas, terutama terhadap ribuan tenaga kerja
Saham UNTR terkoreksi akibat isu izin Tambang Martabe. Data perdagangan terakhir menunjukkan tekanan mulai mereda dan prospek UNTR dinilai tetap stabil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved