Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Kemendag Gandeng Jetro Dorong Produk Lokal Tembus Ritel Jepang

Insi Nantika Jelita
20/1/2026 11:22
Kemendag Gandeng Jetro Dorong Produk Lokal Tembus Ritel Jepang
Ilustrasi(Antara)

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggandeng Organisasi Perdagangan Luar Negeri Jepang (Japan External Trade Organization/Jetro) guna mendorong produk lokal Indonesia menembus jaringan ritel Jepang. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan, melalui fasilitasi kegiatan pertemuan bisnis atau business matching antara perusahaan produsen dalam negeri dan pelaku ritel Jepang yang beroperasi di Indonesia, kerja sama ini diarahkan untuk memperluas akses pasar. Ini disampaikan dalam acara Temu Bisnis Perusahaan Jepang-Indonesia di Kantor Kemendag, Selasa (20/1).

"Jepang merupakan mitra dagang yang sangat penting bagi Indonesia. Dalam kegiatan ini, kami membawa sejumlah supplier produk Indonesia, khususnya dari sektor furnitur, kosmetik, dekorasi rumah, dan kecantikan," ujar Fajarini.

Dalam business matching ini, Jetro menghadirkan empat perusahaan Jepang yang berpotensi menjalin kemitraan dengan pelaku usaha Indonesia, di antaranya PT Nitori Trading Indonesia, PT Paltac Trading Indonesia dan lain-lain. Sementara, 31 perusahaan Indonesia turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Jetro, kata Fajarini, berperan menghadirkan para pembeli atau buyer Jepang untuk dipasangkan dengan calon mitra dari Indonesia, sehingga produk lokal memiliki peluang masuk ke jaringan ritel di Jepang.

Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya ditujukan untuk memperluas akses pasar ke Jepang, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang lebih dalam ke depan. Dengan kemitraan yang berkelanjutan, kapasitas pasok produk Indonesia diharapkan dapat meningkat dan menjangkau pasar global.

“Ini merupakan potensi yang bisa kita kembangkan bersama. Kami mendorong mitra dari Jepang untuk berkolaborasi lebih erat dengan supplier Indonesia agar sektor-sektor ini bisa tumbuh dan menjadi pemasok bagi pasar dunia,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Jetro Jakarta Shinji Hirai menyampaikan, kegiatan business matching ini menjadi langkah konkret dalam memberikan dukungan berkelanjutan kepada perusahaan Jepang yang telah beroperasi di Indonesia. Ia membeberkan selama ini perusahaan Jepang sering menghadapi tantangan dalam mendapatkan dukungan setelah mendirikan usaha. 

"Kini, melalui pertemuan bisnis seperti ini, kami dapat memfasilitasi kolaborasi yang lebih nyata," ucapnya. 

Ia menambahkan, pemerintah Indonesia tengah mendorong kebijakan downstreaming atau hilirisasi dan peningkatan nilai tambah di sektor manufaktur. Di sisi lain, kata Shinji, peritel dan perusahaan perdagangan Jepang membutuhkan produk berkualitas tinggi untuk dipasarkan dan ditampilkan di gerai mereka, sekaligus mencari pemasok lokal guna menyeimbangkan impor dari Jepang.

“Kami berharap forum ini dapat menjadi referensi bagi supplier Indonesia dalam mengembangkan produknya, sekaligus membantu perusahaan Jepang memahami kapabilitas dan potensi mitra lokal,” pungkasnya. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya