Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto menuturkan bakal memegang janji yang diberikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk mencapai swasembada jagung dalam waktu dekat. Menurut Kepala Negara, hal itu penting karena jagung memainkan peran krusial dalam sektor pertanian. Hal itu diungkapkan saat ia memberikan sambutan dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Rabu (7/1).
"Nanti dengan swasembada pangan di mana-mana, tidak hanya beras, tapi jagung, saya dijanjikan Amran, wamentan, didukung TNI/Polri, dijanjikan jagung pun kita dalam waktu dekat akan swasembada," kata Prabowo.
"Pakan akan murah untuk seluruh peternak dan petani, kita akan turunkan harga pakan, kita akan, sudah kita turunkan harga pupuk, kalau bisa kita turunkan lagi harga pupuk," tambahnya.
Dari swasembada di sektor pangan, lanjut Prabowo, mimpinya untuk melihat keterjangkauan harga di masyarakat dapat tercapai. Dia menginginkan semua harga barang dan bahan kebutuhan pokok menjadi murah namun petani tetap berdaya.
"Prestasi yang saya idam-idamkan kalau saya bisa jadi presiden, di mana harga-harga turun, harga pangan turun, harga pupuk turun, harga benih turun, harga utnuk rakyat-rakyat kita turun, terjangkau. Di semua bidang," tuturnya.
"Saya ingin nanti anak-anak petani kembali anaknya bisa sekolah tinggi, bisa jadi insinyur, dokter, jenderal. Seperti sekarang itu, mentan itu anaknya petani, wamentan, anaknya petani, sekarang jadi menteri dan wamentan. Mereka ini petani asli, kulitnya hitam, gak ada petani benar kulitnya putih. Yang kulitnya putih itu bintang film atau penyanyi, penyanyi band," pungkas Prabowo. (Mir/P-3)
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan pokok strategis secara nasional masih aman dan memadai.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Pelaku usaha pemotongan daging sapi di RPH Jatimulya Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjaga harga tetap stabil menjelang Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Pemerintah tidak akan ragu menindak produsen maupun distributor yang menaikkan harga daging sapi melebihi ketentuan yang telah ditetapkan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan tegas melarang seluruh Rumah Potong Hewan (RPH) menaikkan harga daging sapi.
Untuk itu semua jagal wajib menjaga stabilitas harga karkas sehingga harga daging di Pasar tidak lebih dari Rp130.000/kg
Salah satu fokus utama yang terus didorong adalah penguatan infrastruktur pertanian, khususnya jaringan irigasi.
Di tengah isu kenaikan harga telur di berbagai daerah, para peternak menegaskan bahwa harga di kandang tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan.
Para peternak ayam petelur menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian (Mentan) Amran yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).
PRESIDEN Prabowo Subianto, memberikan apresiasi atas capaian sektor pangan nasional di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Dalam Sidang Kabinet Paripurna, swasembada
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved