Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

8 Daftar Saham Emas dan Turunannya yang Wajib Masuk Watchlist

 Gana Buana
24/12/2025 13:27
8 Daftar Saham Emas dan Turunannya yang Wajib Masuk Watchlist
Pergerakan IHSG di layar monitor BEI Jakarta.(Antara)

SAHAM sektor emas kembali menjadi perhatian investor seiring tingginya ketidakpastian ekonomi global, tensi geopolitik, serta ekspektasi kebijakan suku bunga bank sentral. Emas dikenal sebagai aset lindung nilai (safe haven), sehingga emiten yang bergerak di bidang pertambangan emas dan turunannya kerap diburu saat volatilitas pasar meningkat.

Di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat sejumlah saham emas yang dinilai layak masuk watchlist investor, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Berikut daftarnya.

Saham Pertambangan Emas di Bursa Efek Indonesia

1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

ANTM merupakan emiten emas paling populer di Indonesia. Perusahaan ini memiliki lini bisnis pertambangan dan pengolahan logam mulia, termasuk emas batangan. Kinerja ANTM sangat dipengaruhi oleh harga emas dunia serta permintaan domestik.

2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

MDKA fokus pada pertambangan emas dan tembaga dengan proyek utama di Tujuh Bukit, Jawa Timur. Emiten ini dikenal agresif dalam ekspansi dan memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.

3. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

AMMN merupakan salah satu perusahaan tambang terbesar di Indonesia dengan produksi emas dan tembaga berskala global. Saham ini banyak dilirik investor institusi karena fundamental dan cadangan mineralnya yang besar.

4. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)

BRMS memiliki portofolio tambang emas yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Saham ini juga mendapat perhatian karena masuk dalam indeks global sektor gold miners, sehingga berpotensi menarik aliran dana asing.

5. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB)

PSAB mengelola beberapa tambang emas aktif. Kinerja saham ini sangat dipengaruhi oleh efektivitas operasional dan perbaikan struktur keuangan perusahaan.

6. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI)

ARCI merupakan perusahaan pertambangan emas yang memiliki operasi produksi aktif dan berorientasi pada efisiensi biaya. Emiten ini menjadi alternatif bagi investor yang ingin diversifikasi di sektor emas.

Saham dengan Eksposur Emas Tidak Langsung

Selain emiten yang fokus pada emas, terdapat beberapa perusahaan yang memiliki eksposur emas sebagai bagian dari lini bisnisnya:

7. PT United Tractors Tbk (UNTR)

UNTR dikenal sebagai perusahaan alat berat, namun juga memiliki investasi di sektor pertambangan emas melalui entitas anak usaha.

8. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Meski bergerak di sektor energi, MEDC memiliki keterlibatan dalam proyek tambang emas, sehingga tetap mendapat manfaat dari kenaikan harga emas.

Instrumen Global sebagai Referensi

  • Sebagai pembanding, investor juga kerap memantau kinerja perusahaan emas global dan instrumen berbasis emas, seperti:
  • Freeport-McMoRan (FCX), perusahaan tambang emas dan tembaga kelas dunia.
  • ETF Gold Miners seperti VanEck Gold Miners ETF (GDX) dan iShares MSCI Global Gold Miners ETF (RING), yang mencerminkan kinerja sektor emas global secara agregat.

Strategi Memantau Saham Emas

Investor disarankan memperhatikan beberapa faktor utama sebelum berinvestasi di saham emas:

  • Pergerakan harga emas dunia (spot gold)
  • Biaya produksi dan margin keuntungan perusahaan
  • Cadangan dan volume produksi emas
  • Likuiditas serta volume perdagangan saham

Saham emas umumnya bergerak sejalan, meski tidak selalu simultan, dengan harga emas global.

Kesimpulan

Saham sektor emas tetap menjadi pilihan menarik sebagai instrumen defensif di tengah ketidakpastian ekonomi. Emiten seperti ANTM, MDKA, AMMN, BRMS, PSAB, dan ARCI layak menjadi watchlist utama investor, sementara UNTR dan MEDC dapat menjadi opsi diversifikasi dengan eksposur emas tidak langsung.

Dengan manajemen risiko yang tepat dan pemantauan rutin terhadap harga emas dunia, saham emas berpotensi memberikan perlindungan sekaligus peluang pertumbuhan bagi portofolio investasi. (Ajaib/Stockbit Snips/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya