Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Jelang Nataru, DPR Dorong Mitigasi Pasokan Energi di Tengah Cuaca Ekstrem

Akmal Fauzi
17/12/2025 10:17
Jelang Nataru, DPR Dorong Mitigasi Pasokan Energi di Tengah Cuaca Ekstrem
DPR RI meningkatkan pengawasan terhadap kesiapan pasokan energi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru),(DPR)

KOMISI XII DPR RI meningkatkan pengawasan terhadap kesiapan pasokan energi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), khususnya di Jawa Barat yang saat ini tengah menghadapi kondisi cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi.

Pengawasan tersebut dilakukan melalui rapat bersama Pertamina, PLN, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang digelar di Bandung, Jawa Barat. Dalam pertemuan itu, para pemangku kepentingan memaparkan kesiapan teknis, langkah antisipasi dampak cuaca ekstrem, serta skema penanganan cepat jika terjadi gangguan pada pasokan energi.

Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arif Riyanto Uopdana, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima penjelasan langsung dari Pertamina dan PLN terkait kesiapan menghadapi potensi gangguan, terutama yang dipicu oleh cuaca ekstrem dan risiko bencana.

Menurut Arif, intensitas hujan yang tinggi di Jawa Barat menuntut perencanaan dan mitigasi yang matang agar pasokan listrik dan bahan bakar minyak (BBM) tetap terjaga selama periode libur panjang.

“Secara khusus untuk di Jawa Barat sendiri, kami sudah mendengar persiapan dari Pertamina dan PLN untuk langkah-langkah mitigasi Natal dan Tahun Baru, termasuk menghadapi kondisi cuaca dengan curah hujan yang tinggi. Namun kami optimis Pertamina dan PLN sudah menyiapkan berbagai rekayasa jika terjadi bencana,” ujar Arif lewat keterangannya, Rabu (17/12).

Arif menambahkan bahwa pengawasan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari upaya memastikan pelayanan energi kepada masyarakat tidak terganggu pada momentum libur panjang yang biasanya memicu lonjakan konsumsi. 

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas lembaga, terutama dalam skenario terburuk seperti banjir, longsor, ataupun gangguan infrastruktur energi akibat cuaca ekstrem.

"Mitigasi bukan hanya soal kesiapan teknis, tetapi juga kecepatan respons. Kami ingin memastikan masyarakat tidak dirugikan, terutama di wilayah yang selama ini rawan terjadi pemadaman atau kesulitan distribusi BBM,” lanjutnya.

Ia menegaskan Komisi XII terus memberikan dukungan agar penyelenggaraan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan lancar. Dengan kesiapan tersebut, masyarakat diharapkan dapat merayakan momen Nataru dengan aman dan nyaman tanpa gangguan pasokan energi.

Arif menekankan pentingnya komitmen seluruh pihak untuk menjaga stabilitas energi nasional. “Nataru adalah momentum yang sensitif. Jika pasokan terganggu, dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, kami meminta Pertamina, PLN, dan Kementerian ESDM untuk tetap siaga penuh hingga periode libur selesai,” ujarnya. (P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik