Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) memastikan bahwa Indonesia saat ini terus berproses untuk bergabung sebagai anggota penuh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD). Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia telah mengajukan initial memorandum menjadi keanggotaan OECD pada tahun lalu. Saat ini, sambung Airlangga, Indonesia telah memasuki periode tinjauan teknis.
"Minggu ini tim sekretariat OECD, dipimpin oleh Deputy Secretary General sedang melakukan kunjungan dan untuk melihat langsung bagaimana percepatan aksesi Indonesia untuk persiapan tinjauan teknis tersebut," ucap Airlangga saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (11/12).
Dengan keanggotaan Indonesia di OECD, Airlangga berharap hal ini dapat menavigasi ketidakpastian dan kondisi multilateralism serta multipolarism yang ada di global. Selain itu, aksesi Indonesia bergabung ke OECD juga diharapkan bisa menelurkan kebijakan-kebijakan yang bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Karena tujuannya adalah kebijakan yang lebih baik untuk kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera. Hari ini kami juga menyampaikan dan memperlihatkan kepada OECD bahwa proses yang Indonesia lakukan adalah transparan dan terbuka," tandasnya.
Airlangga menjelaskan, terdapat beberapa bidang kebijakan yang saat ini memasuki peninjauan teknis dengan OECD. Bidang-bidang tersebut antara lain adalah terkait dengan lingkungan, perdagangan, dan ekonomi digital.
Lebih lanjut, Airlangga menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 30 Tahun 2025 sebagai amandemen dari Keppres Nomor 17 Tahun 2024 mengenai Tim Nasional Aksesi OECD.
Selain itu, sambung Airlangga, pemerintah juga saat ini telah memperbarui platform dalam aksesi OECD dengan membuat platform digital yang disebut INA-OECD yang menjadu wadah koordinasi dan kolaborasi digital bagi Indonesia. (E-3)
Infografis pencapaian kinerja Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sepanjang tahun 2025
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa Indonesia dan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan atas seluruh substansi tarif resiprokal.
Indonesia jadi negara pertama yang capai kesepakatan penurunan tarif dengan AS dari 32% menjadi 19%, langkah diplomasi ekonomi yang jaga kepentingan nasional.
Pembentukan Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP), sebagai tindak lanjut pelaksanaan program strategis nasional berjalan efektif
SEKRETARIS Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menyampaikan, capaian investasi Indonesia terus menunjukkan kinerja yang kuat dan semakin berkualitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved