Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kompetisi Keselamatan Kerja Hadir di Manufacturing Indonesia 2025

Insi Nantika Jelita
09/12/2025 20:24
Kompetisi Keselamatan Kerja Hadir di Manufacturing Indonesia 2025
Kompetisi keselamatan kerja profesional untuk pertama kalinya hadir di Manufacturing Indonesia 2025 melalui inisiatif HSE Championship. Program ini diperkenalkan oleh Synergy Solusi Group (SSG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar keselamatan dan(Dok. Synergy Solusi Group (SSG))

KOMPETISI keselamatan kerja profesional untuk pertama kalinya hadir di Manufacturing Indonesia 2025 melalui inisiatif HSE Championship. Program ini diperkenalkan oleh Synergy Solusi Group (SSG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar keselamatan dan kapabilitas operasional di industri manufaktur. 

Kompetisi ini mengukur kompetensi keselamatan kerja peserta berdasarkan kerangka Certified Safety Professional (CSP) internasional, sekaligus menjadi bagian dari perayaan 20 tahun Proxsis yang menekankan kontribusi nyata bagi penguatan ekosistem industri nasional.

"HSE Championship dirancang sebagai platform kompetitif sekaligus edukatif. Kami menguji kompetensi inti yang benar-benar relevan di industri," ujar perwakilan komite penyelenggara SSG dalam keterangan resmi.

Kompetensi yang diuji terutama mengenai prosedur keselamatan bernilai tinggi seperti praktik keselamatan kritis seperti Lockout/Tagout (Loto).

Tahun ini, SSG hadir sebagai strategic partner Pamerindo Indonesia untuk menghadirkan ekosistem One Stop HSSEE Solutions bagi lebih dari 39.000 pengunjung industri yang diperkirakan hadir. HSSE merupakan bidang kesehatan, keselamatan, keamanan, lingkungan, energi, dan keberlanjutan (health, safety, security, environment & energy/HSSEE)

HSE Championship digelar pada 6 Desember 2025 di Main Stage Gedung Pusat Niaga. Kompetisi ini merupakan hasil kolaborasi SSG, Pamerindo Indonesia, dan Kawan Lama Solution. 

Kompetisi ini menyusun evaluasi dalam tiga segmen progresif. Yakni, quick recall yang menilai ketepatan pengetahuan dasar HSE, scenario analysis yang menguji kemampuan analisis risiko dan respons terhadap situasi operasional, serta procedural simulation yang menilai praktik keselamatan kritis seperti Lockout/Tagout (LOTO).

Tahun ini, sebanyak sebelas tim dari berbagai perusahaan manufaktur nasional mengikuti kompetisi dan memperebutkan total hadiah sebesar Rp22,5 juta.

Selain kompetisi, SSG menghadirkan sejumlah program edukasi berbasis pengalaman untuk menjawab tantangan nyata perusahaan manufaktur. 

Dalam sesi SHE Mastery Session, Direktur SSG Fahmi Munsah Ismail membawakan materi Manufacturing Without Guesswork, yang menekankan penggunaan safety tools prediktif untuk mencegah kecelakaan, mulai dari hazard identification, risk assessment, and determining control (HIRADC) hingga teknik pengendalian risiko berbasis ISO 31010. 

Pada Kaizen Clinic, para pengunjung mendapatkan kesempatan konsultasi langsung bersama pakar Kaizen dan HSE seperti Agung Sedayu dan Delita Emira untuk merumuskan solusi implementatif terkait efisiensi proses dan penguatan Sistem Manajemen K3 (SMK3). SSG juga menjadi juri resmi kompetisi Forklift Heroes yang menilai keterampilan operator forklift berdasarkan ketepatan prosedur, akurasi manuver, dan kepatuhan keselamatan.

Hisyam, Chief Marketing Officer SSG, menegaskan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) menjadi bagian penting dari strategi industri memasuki fase kompetitif baru. 

"Melalui Manufacturing Indonesia 2025, tujuan kami adalah mendukung perusahaan dalam meningkatkan standar operasional, memastikan kepatuhan regulasi, dan memperkuat ketahanan bisnis melalui pendekatan berbasis data," katanya.

Portfolio Director Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie, menambahkan, Manufacturing Indonesia Series dirancang sebagai katalis peningkatan kinerja industri. Partisipasi aktif Synergy Solusi Group mulai dari edukasi hingga kompetisi profesional.

"Ini menunjukkan kesiapan industri manufaktur Indonesia untuk naik kelas dan memperkuat daya saing regional maupun global," pungkasnya. (Ins/E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik