Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DRX Token melaksanakan burn sebesar 5.000.000.000 DRX sebagai bagian dari tata kelola internal yang sejalan dengan praktik terbaik pada industri aset digital global.
Founder DRX Token Kash Topan menyampaikan burn ini menunjukkan DRX tidak hanya memperhatikan aspek teknis dan pasar, tetapi juga disiplin dalam memastikan tata kelola suplai yang terukur dan dapat diaudit. “Burn ini adalah implementasi pengelolaan suplai yang bertanggung jawab, sesuai dengan prinsip-prinsip dasar governance aset digital,” ungkap Kash Topan, di Jakarta, Selasa (9/12/2025).
Ia menjelaskan proses burn dilakukan secara transparan melalui transaksi on-chain yang dapat diverifikasi semua pemangku kepentingan, termasuk regulator, komunitas, dan mitra teknologi.
Dengan melakukan hal tersebut, kata Kash Topan, DRX menegaskan posisi sebagai proyek lokal yang serius menerapkan praktik tata kelola modern. "Pengurangan suplai 10% membantu menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih stabil, mengurangi risiko inflasi token, dan memperkuat keberlanjutan utilitas," terangnya.
Pada sisi lain, papar dia, Burn tersebut menambah kredibilitas DRX di mata komunitas, regulator, dan industri.
"Hal ini juga menjadikannya sebagai salah satu aset digital Indonesia yang paling disiplin dalam pengelolaan suplai," pungkas Kash Topan. DRX Token dimiliki PT Berkat Indah Garment (DRX), sebuah perusahaan teknologi asal Indonesia yang didirikan Kashish Mony Topandasani (Kash Topan) dan Sanjev Vengada Rama (Sanjev VR).
Proyek ini merupakan bagian dari ekosistem DoctorX pada sektor Web3 yang bertujuan memberantas produk palsu melalui teknologi blockchain. Sebagai aset kripto asli Indonesia, DRX Token membangun ekosistem olahraga Web3 dengan menggabungkan teknologi blockchain, artificial intelligence (AI), dan NFC pada sportswear premium (DRX Wear).
Ini untuk memverifikasi keaslian sebuah produk, memberikan pengalaman gamifikasi (SportNet), serta menghubungkan penggemar, atlet, dan merek olahraga secara digital untuk loyalitas dan transaksi, dan juga mengatasi masalah produk palsu serta kurangnya insentif penggemar. (H-2)
Instrumen ini tidak memiliki tanggal jatuh tempo dan menggunakan mekanisme funding rate, serupa dengan perpetual futures pada aset kripto.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi bagi individu yang memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat fondasi dan mendorong pertumbuhan industri kripto dan Web3 di Indonesia.
UPBIT Indonesia menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi kripto dan teknologi Web3 di Tanah Air melalui program edukasi “Web3 on Campus”.
Instrumen obligasi dikenal sebagai aset yang lebih defensif daripada saham dan kripto.
INDUSTRI aset digital, kripto, dan teknologi blockchain berkomitmen untuk terus mendorong literasi agar masyarakat tidak mudah terjebak pada fenomena latah alias ikut-ikutan atau FOMO.
Volatilitas pasar adalah ukuran statistik yang menilai seberapa banyak dan seberapa cepat harga sebuah aset, seperti forex atau kripto, berubah dalam periode waktu tertentu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved