Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Uang Tunai Rp25 triliun Disiapkan Bank Mandiri untuk Momen Nataru

Andhika Prasetyo
09/12/2025 13:09
Uang Tunai Rp25 triliun Disiapkan Bank Mandiri untuk Momen Nataru
Ilustrasi(Antara)

Mengantisipasi lonjakan transaksi pada momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Bank Mandiri Tbk memperkuat stabilitas layanan keuangan nasional dengan menyiapkan uang tunai bersih Rp25 triliun. Angka itu meningkat 5,8% dibandingkan uang yang disediakan di periode yang sama di tahun sebelumnya. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga kelancaran transaksi masyarakat di periode puncak aktivitas perbankan akhir tahun.

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista menjelaskan bahwa penguatan kesiapan jaringan fisik dan digital dilakukan secara terpadu. Dari total uang tunai yang disiapkan, sekitar Rp2 triliun dialokasikan khusus untuk operasional 12.958 ATM/CRM Mandiri, yang akan melayani kebutuhan masyarakat sejak 1 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Bank Mandiri juga menyiapkan langkah antisipatif menghadapi peningkatan aktivitas pada ATM, CRM, dan mesin EDC, termasuk transaksi QRIS, yang biasanya melonjak seiring pembagian THR dan meningkatnya konsumsi menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Saat ini, lebih dari 307.000 jaringan EDC telah disiapkan untuk mendukung transaksi non-tunai.

“Transaksi nasabah pada periode Natal dan Tahun Baru diperkirakan meningkat signifikan. Karena itu, kami memperkuat sinergi jaringan cabang dan layanan digital untuk memastikan ketersediaan uang tunai serta menjaga transaksi tetap aman dan lancar,” ujar Adhika.

Penguatan Layanan Digital dan Keamanan Transaksi

Sebagai bagian dari akselerasi transaksi digital, Bank Mandiri mendistribusikan 956.250 kartu uang elektronik e-money ke berbagai wilayah di Indonesia. Di sisi layanan nasabah, Call Center 14000 dan Live Chat MITA melalui WhatsApp resmi juga disiagakan untuk mendukung kebutuhan selama masa liburan.

Ekosistem digital banking seperti Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, SMS Banking, dan layanan telepon 14000 dipastikan beroperasi penuh untuk menjaga kenyamanan dan kontinuitas transaksi.

Bank Mandiri kembali mengingatkan masyarakat untuk menjaga kerahasiaan data pribadi saat bertransaksi digital. Perseroan menegaskan tidak pernah meminta data sensitif seperti nomor kartu, OTP, CVV, maupun CVC, serta mengimbau nasabah untuk menghindari tautan mencurigakan atau file berformat APK yang berpotensi mengandung penipuan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik