Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang berlaku di berbagai SPBU di Indonesia. Kenaikan harga berlaku untuk beberapa jenis BBM seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, hingga Pertamina Dex.
Penyesuaian ini mengikuti tren harga minyak mentah dunia serta faktor nilai tukar.
Kenaikan harga BBM ini membuat banyak masyarakat mencari informasi terbaru mengenai tarif resmi Pertamina. Berikut rangkuman lengkap daftar harga BBM Pertamina per 7 Desember 2025.
Berikut kisaran harga BBM Pertamina di wilayah Jakarta, Jawa, dan Bali:
2. BBM Jenis Diesel (Solar Non-Subsidi)
Harga di atas dapat berbeda di beberapa provinsi, menyesuaikan biaya distribusi dan kebijakan regional.
Beberapa faktor yang mempengaruhi penyesuaian harga BBM bulan ini antara lain:
Naiknya harga minyak mentah global menjadi salah satu alasan utama penyesuaian harga BBM non-subsidi.
Kurs rupiah terhadap dolar AS ikut berpengaruh langsung pada biaya impor minyak dan komponen produksi BBM.
BBM non-subsidi memang mengikuti pergerakan harga pasar internasional, sehingga perubahan harga dapat dilakukan setiap bulan atau sewaktu-waktu.
Kenaikan harga BBM Pertamina berdampak langsung pada biaya operasional kendaraan pribadi maupun komersial. Selain itu, sektor logistik, transportasi, hingga distribusi barang juga berpotensi mengalami peningkatan tarif sehingga bisa memengaruhi harga kebutuhan pokok.
Harga BBM Pertamina pada Minggu, 7 Desember 2025, mengalami kenaikan pada sejumlah produk non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex. Meski begitu, BBM subsidi seperti Pertalite tetap stabil.
Masyarakat diimbau untuk selalu mengecek harga BBM terbaru melalui situs resmi Pertamina atau aplikasi MyPertamina, mengingat harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi global. (Z-10)
Bahkan sempat direviu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menyatakan prosedur penunjukan sesuai pedoman pengadaan Pertamina.
Hukum seharusnya berfungsi sebagai tools of justice, alat untuk menegakkan keadilan, bukan berubah menjadi tools of politics demi memperoleh dukungan masyarakat.
WAKIL Menteri ESDM periode 2016-2019 Arcandra Tahar mengatakan, Indonesia tetap memerlukan impor kilang dan BBM pada 2018, karena produksi dalam negeri belum mencukupi kebutuhan kilang.
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
Di Provinsi Aceh, dari total 156 SPBU, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97% telah kembali beroperasi.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved