Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang berlaku di berbagai SPBU di Indonesia. Kenaikan harga berlaku untuk beberapa jenis BBM seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, hingga Pertamina Dex.
Penyesuaian ini mengikuti tren harga minyak mentah dunia serta faktor nilai tukar.
Kenaikan harga BBM ini membuat banyak masyarakat mencari informasi terbaru mengenai tarif resmi Pertamina. Berikut rangkuman lengkap daftar harga BBM Pertamina per 7 Desember 2025.
Berikut kisaran harga BBM Pertamina di wilayah Jakarta, Jawa, dan Bali:
2. BBM Jenis Diesel (Solar Non-Subsidi)
Harga di atas dapat berbeda di beberapa provinsi, menyesuaikan biaya distribusi dan kebijakan regional.
Beberapa faktor yang mempengaruhi penyesuaian harga BBM bulan ini antara lain:
Naiknya harga minyak mentah global menjadi salah satu alasan utama penyesuaian harga BBM non-subsidi.
Kurs rupiah terhadap dolar AS ikut berpengaruh langsung pada biaya impor minyak dan komponen produksi BBM.
BBM non-subsidi memang mengikuti pergerakan harga pasar internasional, sehingga perubahan harga dapat dilakukan setiap bulan atau sewaktu-waktu.
Kenaikan harga BBM Pertamina berdampak langsung pada biaya operasional kendaraan pribadi maupun komersial. Selain itu, sektor logistik, transportasi, hingga distribusi barang juga berpotensi mengalami peningkatan tarif sehingga bisa memengaruhi harga kebutuhan pokok.
Harga BBM Pertamina pada Minggu, 7 Desember 2025, mengalami kenaikan pada sejumlah produk non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex. Meski begitu, BBM subsidi seperti Pertalite tetap stabil.
Masyarakat diimbau untuk selalu mengecek harga BBM terbaru melalui situs resmi Pertamina atau aplikasi MyPertamina, mengingat harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi global. (Z-10)
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
Di Provinsi Aceh, dari total 156 SPBU, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97% telah kembali beroperasi.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Pada periode libur panjang dan musim perayaan, masyarakat cenderung beralih menggunakan BBM berkualitas demi menjaga performa kendaraan selama perjalanan jarak jauh.
Dari Stasiun Labuan di Kota Medan, setiap harinya dialirkan setidaknya 1.020 kilo liter BBM jenis Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar menuju Siantar.
Pentingnya uji tera alat ukur BBM di SPBU sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan konsumen
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved