Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Damri memperkuat seluruh aspek keamanan, keselamatan, dan kesiapan operasional untuk memastikan perjalanan pelanggan berjalan aman, nyaman, dan tepat waktu. Masa libur panjang akhir tahun menjadi momentum meningkatnya mobilitas masyarakat di berbagai rute, mulai dari layanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), kawasan wisata, layanan bandara, hingga lintas batas negara.
Head of Corporate Communication Damri P Septian Adri S menyampaikan bahwa momen akhir tahun selalu menjadi fase pelayanan yang penting bagi Damri.
"Setiap perjalanan pelanggan adalah prioritas bagi kami. Karena itu, seluruh persiapan keamanan dan keselamatan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi armada hingga kesiapan petugas di lapangan. Kami ingin memastikan pelanggan merasa tenang sejak membeli tiket hingga tiba di tujuan pada musim libur kali ini,” ujarnya dikutip dari siaran pers yang diterima, Jumat (28/11).
Sebagai langkah antisipatif, Damri melaksanakan ramp check secara bertahap di seluruh cabang. Pemeriksaan ini meliputi pengecekan fungsi rem, lampu, ban, kelayakan interior dan eksterior armada, serta perlengkapan instrumen keselamatan lainnya untuk memastikan seluruh armada memenuhi standar operasional yang berlaku.
Seluruh armada Damri juga terhubung dengan sistem pemantauan realtime melalui Central Control Room (CCR). Sistem ini memungkinkan pemantauan kecepatan kendaraan, rekam jejak perjalanan, deteksi dini potensi gangguan, hingga pengawasan jalur aman selama perjalanan. Dengan dukungan CCTV dan tim kontrol yang siaga 24 jam, Damri memastikan perjalanan pelanggan lebih aman dan terkendali.
Untuk faktor keselamatan pengemudi, Damri memastikan bahwa seluruh pengemudi yang bertugas memiliki jam istirahat yang cukup, telah melalui medical check up, tes alkohol/narkotika, serta menerima pengarahan khusus terkait keselamatan dan etika berkendara.
Demi menjaga kenyamanan pelanggan di titik keberangkatan, Damri juga melakukan beautifikasi fasilitas layanan, termasuk peningkatan kualitas area tunggu, toilet, ticketing, kelengkapan informasi keberangkatan, serta penempatan petugas layanan selama periode puncak perjalanan.
Damri juga mengimbau pelanggan untuk melakukan pembelian tiket melalui saluran resmi, yaitu Damri Apps, website damri.co.id, online travel agent (OTA) resmi, maupun agen resmi di lapangan. Penggunaan jalur resmi selain lebih mudah diakses, juga mengurangi risiko penipuan yang kerap meningkat menjelang periode libur panjang.
Untuk kelancaran keberangkatan, Damri mengimbau pelanggan agar hadir lebih awal paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan, memastikan data tiket sesuai identitas, serta menjaga barang pribadi agar tidak hilang atau tertukar.
Dengan seluruh persiapan penguatan keselamatan dan layanan ini, Damri memastikan pelanggan dapat menikmati perjalanan akhir tahun yang aman, nyaman, dan lancar. (Fal/E-1)
Arus penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur selama Nataru.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengingatkan para pengusaha dan pengemudi truk sumbu tiga ke atas untuk mematuhi pembatasan operasional selama masa angkutan Nataru.
Selain olah TKP, petugas melakukan indentifikasi korban dan meminta keterangan saksi terkait kecelakaan bus Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak.
Berdasarkan pengecekan melalui aplikasi MitraDarat, bus Cahaya Trans tidak terdaftar sebagai angkutan pariwisata maupun angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP).
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengimbau para pelanggan untuk memperhatikan ketentuan bagasi selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Posko Nataru Damri beroperasi selama periode 18 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026.
Kemenhub memprediksi puncak arus mudik masa libur Nataru 2025/2026 akan terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025
Fokus utama Hutama Karya adalah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama pada saat arus lalu lintas tinggi, seperti libur Nataru atau Idul Fitri.
Penalti refund yang sebelumnya terdiri dari dua potongan, 25% biaya administrasi dan 50% harga tiket, kini hanya satu kali potongan sebesar 25% dari harga tiket.
MENJELANG masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan langkah pengamanan menyeluruh agar perjalanan kereta api tetap aman, nyaman, dan tepat waktu.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen DAMRI dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan akhir tahun dengan lebih nyaman dan menyenangkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved