Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina Gas (Pertagas) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya sadar risiko di seluruh lini bisnis. Upaya ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Risk Management Forum (RMF), agenda strategis tahunan yang menjadi momentum penting bagi Pertagas Group. Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina Gas, Muhammad Suryadi, menjelaskan bahwa RMF berfungsi sebagai ruang diskusi bagi para risk owner, pimpinan, dan pemangku kepentingan untuk bertukar ide, pengalaman, serta memperkuat penerapan manajemen risiko di berbagai unit usaha.
“Pertagas memandang forum ini sangat krusial untuk mempererat kolaborasi, memperluas wawasan, sekaligus membangun budaya manajemen risiko yang adaptif di seluruh rantai bisnis Pertamina Group,” ujar Suryadi.
Ia menambahkan bahwa RMF bukan sekadar wadah berbagi praktik terbaik, melainkan juga bagian dari upaya membangun organisasi yang kuat, tangguh, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan masa depan. Sejak pertama kali digelar pada 2016, RMF terus menunjukkan perkembangan dari sisi jumlah peserta hingga kualitas diskusi. Kini forum tersebut melibatkan Pertagas Group, Subholding Gas, hingga Pertamina Group, dan disiarkan secara luring serta daring agar semakin banyak insan Pertamina dapat berpartisipasi dan mengambil manfaat.
“Setiap penyelenggaraan, RMF menghadirkan narasumber dari berbagai sektor industri, regulator, hingga jajaran manajemen untuk memberikan wawasan lintas perspektif dan menjadi tolok ukur peningkatan manajemen risiko, terutama di sektor hilir gas,” tambah Suryadi.
Tahun ini RMF mengusung tema Business Continuity Through Smart Asset Integrity, yang menegaskan komitmen Pertagas dalam memperkuat keandalan infrastruktur gas, memaksimalkan teknologi berdaya saing, serta menjamin keberlanjutan bisnis bagi pengguna infrastruktur maupun penyedia layanan.
RMF 2025 dibuka oleh Direktur Utama PT Pertamina Gas, Indra P Sembiring, serta menghadirkan keynote speaker Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badruddin, yang membahas pentingnya integrasi tata kelola dan manajemen risiko integritas aset untuk menciptakan nilai berkelanjutan.
Forum ini juga menghadirkan para ahli, seperti Arief Wardono dari Komite BPH Migas dengan paparan mengenai Perspektif Regulasi dalam Menjamin Integritas Aset dan Keselamatan Publik; pakar AI Dr. Risman Adnan yang membahas transformasi dari analisis prediktif menuju smart integrity berbasis AI; serta Direktur Manajemen Risiko PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Eri Surya Kelana, yang mengulas pentingnya budaya risiko dan keunggulan operasional dalam memperkuat ketahanan infrastruktur gas.
“Industri migas memiliki tingkat risiko yang tinggi, sehingga Pertagas sebagai perusahaan infrastruktur energi terintegrasi harus memastikan mitigasi berjalan efektif untuk menjaga keandalan operasional secara berkesinambungan,” tegas Suryadi.
Pertagas menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan infrastruktur energi sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. (E-3)
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Dua kekuatan utama PT Teknologi Rekayasa Katup (TRK) yaitu fasilitas berteknologi canggih dan sumber daya manusia (SDM) yang berkompetensi.
RUU Migas harus memberikan kepastian fiskal dan perpajakan yang selaras dengan keekonomian wilayah kerja.
PT Pertamina Gas (Pertagas) meraih predikat safety bintang 5, penghargaan tertinggi dalam penerapan Health Safety Security Environment (HSSE) di Perusahaan.
Direktur Utama LBU, Harris Susanto, mengatakan perjalanan LBU bukan tanpa tantangan, terutama dalam mengubah persepsi industri terhadap kemampuan penyedia lokal.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Menutup 2025, PT Pertamina Gas (Pertagas) meraih apresiasi penting dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
PT Pertamina Gas (Pertagas) kembali menunjukkan komitmennya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
PT Pertamina Gas (Pertagas) menyalurkan lebih dari delapan ribu paket bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh.
PT Pertamina Gas (Pertagas) kembali menegaskan posisinya sebagai pilar penting dalam pembangunan dan penguatan infrastruktur energi nasional.
PT Pertamina Gas (Pertagas) meraih empat predikat bergengsi pada Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIX 2025 di Batam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved