Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Inovasi Bio-CNG PLN NP Jadi Terobosan Transisi Energi RI

Insi Nantika Jelita
21/11/2025 14:40
Inovasi Bio-CNG PLN NP Jadi Terobosan Transisi Energi RI
Ilustrasi(Dok PLN Nusantara Power )

PLN Nusantara Power (PLN NP) menegaskan perannya sebagai pelopor transisi energi nasional melalui inovasi strategis pemanfaatan bio-compressed natural gas (Bio-CNG) sebagai bahan bakar alternatif pembangkit gas. Inovasi ini ditampilkan pada ajang Electricity Connect 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), 19-21 November 2025.

Bio-CNG dihasilkan dari pengolahan limbah cair kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME) yang selama ini berpotensi mencemari lingkungan. Dengan kandungan metana tinggi dan bersifat karbon-netral, Bio-CNG mampu menggantikan sebagian gas alam pada pembangkit sehingga menekan emisi karbon sekaligus mendayagunakan limbah organik sebagai energi bersih.

PLN NP sukses melakukan operasi pertama dan uji coba co-firing 5% Bio-CNG pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Belawan pada 14 Agustus 2025. Potensi ini semakin kuat dengan penandatanganan MoU pengembangan Bio-CNG bersama PT KIS Biofuel Indonesia pada 22 September 2025 serta kolaborasi lanjutan dengan PLN EPI dalam penguatan rantai pasok nasional.

Direktur Utama PLN NP Ruly Firmansyah menegaskan, inovasi ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan.

“Bio-CNG membuktikan Indonesia punya kekuatan besar dalam transisi energi berbasis potensi lokal. Dari limbah sawit, kita hasilkan energi bersih yang dapat langsung digunakan di pembangkit," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (21/11).

Selain memberikan kontribusi terhadap penurunan emisi karbon, pemanfaatan Bio-CNG dinilai menjadi solusi strategis dalam mengurangi ketergantungan Indonesia pada energi berbasis fossil.

Dengan memanfaatkan POME, PLN NP berupaya menciptakan sumber energi alternatif yang lebih stabil, ekonomis, dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus membuka peluang pengembangan industri hijau di kawasan sentra kelapa sawit. Ke depan, PLN NP tengah memetakan sumber-sumber potensial untuk replikasi penggunaan Bio-CNG pada pembangkit gas lainnya.

Kolaborasi riset, kerja sama pasokan, serta penguatan value chain tengah dipersiapkan bersama mitra strategis untuk memastikan keberlanjutan produksi dan distribusi Bio-CNG dalam skala luas. Jika berhasil direplikasi secara nasional, inovasi ini tidak hanya menjadi lompatan besar dalam dekarbonisasi pembangkit, tetapi juga menjadi model ekonomi sirkular yang dapat diadopsi lintas sektor.

Dalam ajang Electricity Connect 2025 PLN NP juga menampilkan berbagai inovasi lainnya, mulai dari pemanfaatan hidrogen hijau dan dukungan bagi pengembangan ekosistem hidrogen nasional, digitalisasi pembangkit melalui Nusantara Innovision Center (NIC).

Lalu, pemanfaatan fly ash dan bottom ash (FABA) atau produk sisa pembakaran batu bara, sebagai material konstruksi, hingga portofolio layanan Beyond kWh.

Nusantara Innovision Center (NIC) menghadirkan teknologi pemantauan terpusat, analitik performa, digital twin, hingga I-CORE yang meningkatkan ketepatan pengelolaan aset pembangkit. Di sisi lain, pengunjung juga dapat mencoba fitur Carbon Calculator (s.id/NPCarbonOffset) untuk menghitung jejak karbon dan langsung melakukan offset melalui proyek yang dikelola PLN NP.

Sepanjang pameran, PLN NP juga melakukan sejumlah penandatanganan kerja sama strategis dengan berbagai pihak. Kolaborasi ini memperkuat komitmen PLN NP untuk memperluas akselerasi transisi energi serta memastikan kontribusi nyata menuju sistem energi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya