Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Asesmen Terukur Bantu Pemerintah Daerah Perkuat Capaian SDGs

Indrastuti
20/11/2025 22:27
Asesmen Terukur Bantu Pemerintah Daerah Perkuat Capaian SDGs
Ilustrasi(Dok ist)

PT Surveyor Indonesia (Persero) sebagai bagian dari Danantara berkomitmen mendukung penguatan tata kelola pembangunan berkelanjutan nasional.

Hal ini diwujudkan melalui partisipasinya pada Sustainable Action Conference (SAC) 2025 yang diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas, di Jakarta, Kamis (20/11).

Konferensi itu menjadi forum kolaboratif lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, dan mitra pembangunan untuk memperkuat strategi, standardisasi, serta percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Konferensi yang dihadiri lebih dari 300 peserta luring dan 1.000 peserta daring ini juga menjadi momentum penting bagi peluncuran Dashboard SDGs 4.0 serta sistem Registrasi & Sertifikasi SDGs yang dirancang untuk meningkatkan kualitas data, efektivitas pemantauan, serta kredibilitas pelaporan capaian SDGs secara nasional.

Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (PTSI) Sandry Pasambuna menyampaikan sebagai entitas dengan kapabilitas testing, inspection, certification & consultation (TICC), pihaknya siap mendukung penguatan tata kelola pembangunan berkelanjutan melalui mekanisme verifikasi, sertifikasi, audit keberlanjutan, serta pendampingan teknis bagi pemerintah pusat dan daerah.

Menurut Sandry, penguatan kualitas data dan standardisasi jadi fondasi penting dalam pencapaian SDGs. PTSI berkomitmen menyediakan dukungan teknis yang kredibel untuk memastikan seluruh proses pembangunan dapat dipantau, dinilai, dan ditingkatkan secara akuntabel.

Itu sebabnya, pihaknya mendukung SAC 2025 sebagai ajang penganugerahan Indonesia’s SDGs Action Awards (SAA) 2025 yang mengapresiasi berbagai praktik dari provinsi, kabupaten/kota, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, hingga lembaga filantropi.

Sejumlah daerah yang menerima penghargaan itu ialah peserta Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) 2025, program asesmen pembangunan berkelanjutan yang digelar PTSI pada 17 November 2025.
Melalui I-SIM, PTSI melakukan proses penilaian komprehensif yang meliputi analisis dokumen, validasi data, kunjungan lapangan, hingga presentasi kepala daerah untuk menilai kesiapan dan mutu pencapaian keberlanjutan di masing-masing daerah.

Dalam kategori I-SIM yang diumumkan pada SAC 2025, Kota Madiun meraih predikat terbaik pertama, disusul Kota Jambi sebagai terbaik kedua, dan Kota Tegal sebagai terbaik ketiga untuk kategori kota. Sementara itu, untuk kategori kabupaten, Kabupaten Tapanuli Selatan dinobatkan sebagai terbaik pertama, kemudian Kabupaten Bogor sebagai terbaik kedua, dan Kabupaten Karawang sebagai terbaik ketiga. 

"PTSI memandang capaian ini sebagai bukti bahwa asesmen terukur, berbasis data, dan berstandar keberlanjutan mampu meningkatkan kesiapan pemerintah daerah dalam menunjukkan inovasi serta memperkuat pencapaian SDGs secara nyata," kata Sandry.

Ia mengatakan sebagai anggota Danantara, PTSI berkomitmen memperkuat kontribusinya melalui layanan verifikasi, audit keberlanjutan, standardisasi teknis, sertifikasi, serta konsultansi berbasis data. "Kami akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam memastikan pembangunan nasional berjalan efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada keberlanjutan," pungkasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik