Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Indonesia dan Singapura Perkuat Kemitraan Strategis untuk Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi ASEAN

 Gana Buana
19/11/2025 17:13
Indonesia dan Singapura Perkuat Kemitraan Strategis untuk Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi ASEAN
Pertemuan bilateral dalam kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto ke Singapura.(Dok. Kemenko Ekonomi)

Indonesia dan Singapura terus mempererat kerja sama sebagai dua mitra utama di kawasan Asia Tenggara yang memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas regional serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks, kedua negara menekankan pentingnya memperdalam kolaborasi strategis agar ASEAN tetap menjadi blok ekonomi yang terbuka, berdaya saing, dan mampu menyerap potensi global secara optimal.

Semangat ini tercermin dalam rangkaian pertemuan bilateral yang berlangsung selama kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, ke Singapura.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pada pertemuan yang digelar pada Selasa (18/11), Menko Airlangga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan. Kedua pemimpin ini membahas sejumlah isu penting, termasuk perkembangan terkini di ASEAN dan kemajuan dalam Kerja Sama Trans-Pasifik (CPTPP).

Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk melanjutkan proses aksesi ke dalam CPTPP, sebuah langkah yang disambut positif oleh Singapura, yang memberikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut.

Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi ekonomi dan mempercepat integrasi kawasan, khususnya dalam menghadapi tantangan perdagangan global dan ekonomi digital yang terus berkembang.

Selain itu, Menko Airlangga juga menyoroti pentingnya memperkuat kemitraan melalui inisiatif Future of Investment and Trade (FIT) Partnership. Menurutnya, FIT memiliki potensi besar untuk membangun arsitektur ekonomi kawasan yang lebih tahan banting dan responsif terhadap perubahan.

Diskusi lebih lanjut mencakup upaya untuk memperkokoh ketahanan rantai pasokan, dengan fokus pada integrasi kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) yang semakin terhubung dengan Singapura sebagai pusat logistik regional. Singapura pun menyatakan dukungannya terhadap partisipasi Indonesia dalam Forum FIT, yang diharapkan dapat memperdalam hubungan ekonomi di masa depan.

Kedua negara juga melihat peluang besar dalam memperluas investasi berkelanjutan, terutama di sektor energi hijau, digitalisasi, dan agroindustri. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menciptakan nilai tambah jangka panjang serta mendukung transisi ekonomi kawasan ke arah yang lebih berkelanjutan.

Selain itu, kedua pihak berbagi pandangan bahwa pemberdayaan UMKM lintas negara, dengan memanfaatkan teknologi perdagangan canggih seperti kecerdasan buatan (AI), blockchain, dan Internet of Things (IoT), dapat menjadi kunci dalam menciptakan integrasi ekonomi yang lebih inklusif dan menguntungkan bagi sektor usaha kecil.

Selain itu, pembahasan mengenai pengembangan kerangka ekonomi digital juga menjadi salah satu sorotan utama. Kedua Menteri menekankan pentingnya penyelesaian pembahasan teknis terkait desain kerangka tersebut, yang nantinya akan menjadi landasan dalam pengembangan prinsip-prinsip perdagangan digital yang lebih terstruktur. Pembentukan Digital Economy Framework Agreement (DEFA) menjadi salah satu agenda yang diharapkan dapat mempercepat perkembangan ekonomi digital di kawasan.

Peran strategis kerja sama subkawasan melalui kerangka SiJORI (Singapura, Johor, dan Kepulauan Riau) juga mendapat perhatian khusus dalam pertemuan ini. Integrasi antara ketiga wilayah ini dianggap sebagai pilar penting dalam membangun koridor pertumbuhan yang lebih luas, memperkuat arus perdagangan dan investasi, serta mendorong inovasi yang didorong oleh sinergi antarwilayah yang semakin terhubung.

Menutup pertemuan, kedua Menteri menegaskan kembali komitmennya untuk menjaga koordinasi yang erat dan memastikan bahwa seluruh agenda strategis yang telah disepakati dapat diterjemahkan ke dalam tindakan nyata. Keberlanjutan kerja sama Indonesia-Singapura diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kedua negara serta mendukung perkembangan kawasan ASEAN secara keseluruhan. (RO/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik