Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan) sekaligus Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sudaryono mengukuhkan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI pada Jumat (3/10) di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta.
Berdasarkan Surat Keputusan, jumlah pengurus yang dikukuhkan mencapai 700 orang. Pengukuhan ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru HKTI.
"Saya selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional HKTI periode 2025-2030 didampingi Sekjen, Ketua Harian, dan para Wakil Ketua Umum, hari ini adalah agenda resmi setelah dinyatakan sah secara hukum oleh Kementerian Hukum. Kemudian hari ini adalah agenda pertama kita laksanakan rapat pleno DPP sekaligus pengukuhan," kata Sudaryono.
Dirinya menegaskan, sudah tidak ada lagi dualisme yang terjadi dalam HKTI yang saat ini dinakhodai oleh dirinya.
"HKTI sudah tidak ada dualisme lagi, HKTI sudah satu, mempersatukan dan bersatu di bawah naungan bendera HKTI, menaungi berbagai profesi pertanian dan tentu saja melanjutkan apa yang telah dicapai dan diraih di masa lalu," tegasnya.
Ia mengungkapkan bahwa dalam masa bakti menjadi Ketua Umum HKTI periode 2025-2030, HKTI akan berupaya maksimal untuk bisa menjadi mitra pemerintah utamanya dalam menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto khususnya pertanian dan sektor pangan.
"Diharapkan HKTI ini untuk ikut mensukseskan pak Prabowo Dalam urusan prioritasnya, yaitu pertanian dan sektor pangan," bebernya. (Fal/E-1)
Wamentan Sudaryono menyampaikan perubahan skema pembayaran subsidi pupuk saat menjalani sidang promosi doktor.
Wamentan Sudaryono menegaskan bahwa pemerintah telah mengatur tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi secara transparan karena menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sudaryono menyatakan bahwa penggunaan dana yang diberikan Danantara sebesar Rp1,5 triliun untuk menyerap gula dari petani telah mencapai angka 40 ribu ton.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan gula rafinasi yang bocor ke pasar tradisional.
Wamentan Sudaryono mengajak para wisudawan Polbangtan Yoma untuk menjemput impian dengan usaha terbaik dan bangkit membangun sektor pertanian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved