Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Next Indonesia Center, Herry Gunawan menilai bahwa perubahan nomenklatur Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi Badan Pengatur (BP) BUMN hanya menciptakan inefisiensi. Sebab, sudah ada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang mengurus BUMN.
"Secara tata kelola pemerintahan, yang akan terjadi adalah pemborosan," ucap Herry saat dihubungi, Kamis (2/10).
Dalam Undang-Undang (UU) No. 1 Tahun 2025 tentang BUMN disebutkan bahwa BUMN merupakan badan privat. Dengan demikian, kata dia, kehadiran BP BUMN yang menjadi regulator tidak perlu.
"Kalau BUMN dikembalikan seperti sebelumnya, yakni sebagai kekayaan negara yang dipisahkan, maka ini langkah mundur. Kehadiran BP BUMN hanya akan menjadi beban bagi BUMN, dan perusahaan pelat merah itu akan lebih birokratis lantaran terlalu banyak intervensi. Tidak hanya dari Danantara, tetapi juga BP BUMN," beber Herry.
Oleh larena itu, menurutnya akan ada potensi bentrokan antara BP BUMN dengan BPI Danantara mengingat keduanya berstatus badan.
"Kelak, BP BUMN akan merasa lebih berkuasa lantaran ditetapkan sebagai regulator, sejaligus kewenangan mengoptimalkan peran BUMN. Ini artinya diberikan cek kosong untuk intervensi ke BUMN," tegasnya. (H-4)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta Danantara Indonesia untuk menjelaskan kepastian arah kebijakan fiskal Indonesia kepada Moody's.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) resmi memulai groundbreaking proyek hilirisasi fase I.
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menegaskan pentingnya pembenahan kelembagaan dan konsistensi kebijakan pemerintah dalam melanjutkan agenda pembangunan nasional.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
CHIEF Investment Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Pandu Sjahrir turut menanggapi pembukaan perdagangan saham di hari pertama pekan ini.
Danantara diketahui sudah mulai masuk ke pasar modal Indonesia sejak akhir Desember 2025 melalui manajer investasi yang ditunjuk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved