Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Asuransi Jasa Tania Tbk (ASJT) membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp5,2 miliar hingga Agustus 2025. Pencapaian ini berbalik arah dari periode sama tahun sebelumnya yang masih mencatat rugi Rp6,79 miliar, atau tumbuh 176,58%. Manajemen menjelaskan capaian tersebut merupakan hasil dari strategi efisiensi biaya usaha, penguatan penetrasi pasar melalui Broker Service Unit (BSU), serta dorongan dari hasil investasi dan peningkatan underwriting.
Pendapatan premi bruto naik 5,47% menjadi Rp162,19 miliar dibanding Rp153,78 miliar pada Agustus 2024. Setelah dikurangi premi reasuransi, premi neto tercatat Rp104,68 miliar, meningkat 15,38% dari Rp90,70 miliar tahun lalu.
Hasil underwriting melonjak 43,22% menjadi Rp40,76 miliar, sementara hasil investasi tumbuh 16,08% menjadi Rp7,58 miliar. Total pendapatan lain-lain tercatat Rp1,38 miliar.
Total klaim bruto mencapai Rp54,16 miliar, naik tipis 2,42% dibanding Rp52,88 miliar pada periode sama tahun sebelumnya. Klaim neto setelah reasuransi tercatat Rp22,73 miliar, meningkat 19,05% dari Rp19,09 miliar.
Beban usaha perusahaan pada periode ini mencapai Rp44,53 miliar, lebih rendah 7,14% dibanding Rp47,95 miliar tahun lalu. Efisiensi ini berkontribusi besar pada perolehan laba bersih.
Dari sisi kesehatan keuangan, ASJT menunjukkan rasio yang solid:
Semua indikator tersebut menegaskan posisi keuangan perseroan dalam kondisi sehat dan berdaya saing.
Dalam periode ini, perseroan juga menerima pengunduran diri Ferdinan Dwikoraja Purba sebagai Komisaris Independen setelah ditunjuk menjadi anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Polis di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Manajemen memastikan hal ini tidak berdampak terhadap operasional, dan posisi kosong akan segera dibahas dalam RUPS.
Selain kinerja keuangan, ASJT aktif melaksanakan tanggung jawab sosial. Perusahaan ikut dalam Hari Mangrove Sedunia 2025 bersama STMA Trisakti dan AAUI. Pada Agustus lalu, ASJT juga menerima penghargaan Indonesia Best Insurance Awards 2025 dalam kategori General Insurance Total Assets Below 1 Trillion, berkat konsistensinya menjaga kinerja positif.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Citibank Indonesia mencatat laba bersih sebesar Rp2,3 triliun pada kuartal III 2025. Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 10% secara tahunan
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp594,82 miliar hingga kuartal III-2025.
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mencatat kinerja gemilang sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.
Bank Jakarta berhasil mencatatkan kinerja keuangan positif hingga triwulan III tahun 2025.
Sesuai dengan Anggaran Dasar, Perseroan bergerak dalam bidang Usaha Asuransi Umum Konvensional. Perseroan telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 29 Desember 2003
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved