Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Komisi V DPR RI mendorong percepatan integrasi layanan transportasi di Terminal Tipe A Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, agar terminal benar-benar berfungsi sebagai simpul perjalanan yang modern, memperkuat konektivitas, dan memudahkan mobilitas masyarakat. Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah, menilai masih banyak persoalan yang membelit terminal tersebut, mulai dari akses transportasi umum yang sulit, keberadaan terminal bayangan, hingga minimnya jumlah penumpang dan operator bus aktif.
“Jika tidak segera diintegrasikan dengan MRT, LRT, atau KRL, Terminal Pondok Cabe hanya akan menjadi bangunan tanpa fungsi nyata. Terminal harus benar-benar berfungsi sebagai simpul transportasi yang memudahkan masyarakat,” kata Musa dalam keterangan di Jakarta, Minggu (21/9).
Selain sebagai tempat naik-turun penumpang, Musa menekankan pentingnya mengembangkan terminal sebagai pusat kegiatan ekonomi. “Terminal yang dikelola dengan baik akan menghadirkan manfaat ganda, yakni mendukung mobilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Ditjen Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub, Dedy Cahyadi, mengakui bahwa operasional Terminal Pondok Cabe belum maksimal. Menurutnya, jumlah bus yang masuk ke terminal masih lebih banyak dibandingkan jumlah penumpang yang berangkat. Karena itu, pihaknya menilai penting untuk menyiapkan layanan feeder yang terhubung langsung dengan simpul transportasi umum lain.
“Dengan penguatan feeder dan integrasi fisik ke simpul transportasi publik sekitar, Terminal Pondok Cabe bisa berkembang sejajar dengan simpul transportasi lain seperti stasiun, bandara, maupun pelabuhan,” tegas Dedy.
Kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR ke Terminal Pondok Cabe dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V, Ridwan Bae, bersama jajaran anggota lainnya. Tinjauan ini dijadikan bahan evaluasi dalam pembangunan terminal-terminal baru di berbagai daerah.
Kunjungan tersebut juga bertepatan dengan Hari Perhubungan Nasional 2025, yang menjadi momentum penting untuk menjawab tantangan sektor transportasi sekaligus mendorong terwujudnya sistem transportasi yang lebih terintegrasi, modern, dan berpihak pada masyarakat.
Terminal Pondok Cabe sendiri diresmikan pada 31 Desember 2018. Berdasarkan amanat UU Nomor 23 Tahun 2014, pengelolaan terminal tipe A menjadi kewenangan pemerintah pusat. Awalnya terminal ini berada di bawah Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), namun kini dalam proses serah terima ke Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub.
Terintegrasi itu tidak hanya antar "backbone" atau tulang punggung transportasi saja seperti kereta api, MRT, BRT dan Transjakarta.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat pertumbuhan penumpang kereta api di beberapa wilayah pada periode Januari-Oktober 2025.
Komitmen Juragan 99 Trans dalam menghadirkan inovasi di sektor transportasi darat berbuah manis.
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyampaikan bahwa saat ini pihaknya telah meluncurkan QRIS Tap In & Out untuk 5 untuk moda transportasi umum di Jabodetabek.
Pemprov DKI Jakarta akan mempertimbangkan usulan masyarakat terkait pengenaan tarif untuk Mikrotrans atau JakLingko dibandingkan harus menaikkan tarif Transjakarta.
tarif Transjakarta sebenarnya mencapai sekitar Rp13 ribu per penumpang, namun masyarakat hanya membayar Rp3.500 berkat subsidi besar dari pemerintah daerah.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Setiap rencana pembangunan trotoar kini melalui proses negosiasi dan evaluasi yang ketat.
Menurut Arief, tingkat hunian gedung-gedung perkantoran grade AS sepanjang jalur MRT fase 1 mengalami peningkatan lebih cepat dibandingkan gedung-gedung di luar jalur MRT.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi meluncurkan sistem pembayaran QRIS Tap di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, pada Kamis (4/12).
Sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang emisi terbesar di tanah air.
KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan bahwa sekitar 30% gaji/pendapatan warga Jakarta dan sekitarnya dihabiskan untuk ongkos transportasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved