Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto memimpin rapat bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/9). Dari pertemuan tersebut, pemerintah resmi merilis paket stimulus ekonomi 2025 dengan skema 8+4+5 program.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, paket ini terdiri atas 8 program akselerasi pada 2025, 4 program yang berlanjut hingga 2026, serta 5 program penyerapan tenaga kerja.
Teddy mengatakan stimulus ekonomi dan pelaksanaan program kerakyatan harus berjalan cepat dan memenuhi target yang sudah ditetapkan pemerintah
Berikut isi stimulus ekonomi 8+4+5
(Ant/P-4)
PEMERINTAH mengakselerasi stimulus ekonomi nasional pada Triwulan I 2026 dengan mengatur mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri.
STIMULUS fiskal diyakini akan berdampak terhadap konsumsi rumah tangga pada periode mudik Lebaran 2026 yakni menjadi jendela peluang (window of opportunity) untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.
PEMERINTAH mengucurkan anggaran bantuan sosial (bansos) sebesar Rp17,5 triliun menjelang Lebaran 2026.
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk memberikan diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Dalam upaya mengatur mobilitas selama libur Lebaran 2026, pemerintah telah menetapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi para pekerja pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.
Ekonom menilai ketiadaan diskon tarif listrik pada paket stimulus ekonomi kuartal I 2026. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi menekan daya beli masyarakat,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved