Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menegaskan tidak terdapat unsur penyimpangan dalam penggunaan dana Penyertaan Modal Negara (PMN), sebagaimana disebutkan dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2024 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadi, mengungkapkan, penggunaan PMN telah sesuai dengan laporan pertanggungjawaban triwulanan KAI dan mengacu pada Berita Acara Pemeriksaan Perhitungan Subsidi LRT Jabodebek Tahun 2023.
“Hal tersebut selaras dengan Berita Acara Pemeriksaan Perhitungan Subsidi LRT Jabodebek Tahun 2023 (yang merupakan dasar dari penyusunan IHPS II 2024),” ujar Raden lewat keterangan, Minggu (8/6).
Menurut Raden, perbedaan interpretasi antara KAI dan BPK terkait waktu penggunaan dana pada proyek LRT Jabodebek telah diselesaikan melalui mekanisme kurang bayar subsidi.
“Sesuai dengan rekomendasi BPK dan arahan dari stakeholder KAI serta tidak terdapat unsur penyimpangan dalam penggunaan Dana PMN tersebut,” tegasnya.
Dalam proses audit, kantor akuntan publik melakukan koreksi atas sebagian alokasi dana bunga selama konstruksi (Interest During Construction/IDC) menjadi bunga selama operasional (Interest During Operation/IDO) sebesar Rp317 miliar. Perubahan ini menyebabkan alokasi pendanaan bergeser dari PMN menjadi subsidi.
KAI telah menerima sebagian dana subsidi tersebut dari pemerintah sebesar Rp279 miliar, termasuk Rp223 miliar untuk IDO, yang telah dipindahbukukan ke rekening PMN. Sisa subsidi sebesar Rp144 miliar, termasuk Rp93 miliar untuk IDO, masih dalam proses realisasi.
“KAI akan terus berkoordinasi khususnya dengan Kementerian Perhubungan untuk realisasi sisa Kurang Bayar Subsidi tersebut, sehingga pertanggungjawaban atas Penggunaan Dana PMN TA 2021 dapat tuntas secara menyeluruh,” jelas Raden.
Sisa dana PMN sebesar Rp1,06 triliun, sambungnya, sedang dalam pembahasan untuk perubahan penggunaan bersama Kementerian BUMN, sesuai Peraturan Menteri BUMN Per-2/MBU/03/2023. Review atas rencana penggunaan dana tersebut tengah dilakukan oleh BPKP.
“Saat ini KAI sedang berkoordinasi dengan BPKP untuk dapat dilakukan review atas rencana penggunaan dana PMN tersebut untuk kemudian dapat diusulkan kepada Kementerian BUMN selaku RUPS,” imbuhnya.
Menurut Raden, perbedaan alokasi ini tidak berdampak signifikan terhadap operasional perusahaan.
“PT KAI senantiasa berkoordinasi dengan para stakeholder untuk memastikan tata kelola perusahaan dan dukungan yang diperlukan untuk menjaga keberlangsungan pelayanan dan operasi yang handal dan aman serta keberlangsungan proyek penugasan oleh pemerintah,” pungkasnya. (I-1)
PT Kereta Api Indonesia II Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel, termasuk kegiatan menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit.
Ketersediaan tiket di wilayah Divre I Sumatera Utara sebenarnya masih mencukupi. Terlebih mulai tanggal 11 Maret atau sejak dimulainya masa angkutan lebaran
PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat 103 ribu kursi masih tersedia untuk mudik Lebaran 2026 periode 11–20 Maret. Pemerintah juga memberikan diskon 30% untuk KA Ekonomi Komersial pada 14–29 Maret.
Hingga 14 Februari 2026 pukul 11.00 WIB, sebanyak 724.965 tiket untuk periode keberangkatan 13–17 Februari 2026 telah terjual dari total 825.133 tempat duduk yang disediakan.
KAI Daop 2 Bandung menyediakan total 67.510 tempat duduk selama lima hari masa angkutan libur panjang Imlek
Gandeng BMKG, PT KAI Pantau Cuaca Demi Keselamatan Perjalanan Kereta Api Masa Angkutan Lebaran 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved