Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
GRAND Wisata Bekasi, kawasan mandiri yang dikembangkan oleh Sinarmas Land, membidik target penjualan sebesar Rp1,5 triliun pada 2025. Ekspansi kawasan di sisi timur menjadi fokus utama strategi pertumbuhan tahun ini.
Angka ini meningkat dari pencapaian tahun lalu yang hampir menyentuh Rp1,2 triliun.
“Kalau tahun lalu kita hampir mencapai Rp1,2 triliun, tahun ini target kita Rp1,5 triliun,” ujar Departemen Head Marketing & Promotion Grand Wisata Bekasi, Hans Lubis, pada Media Indonesia, Selasa (27/5).
“Kami percaya target ini tercapai berkat pengembangan kawasan yang signifikan di sisi Timur.”
Hans menjelaskan, setelah berfokus di wilayah Barat sejak 2020, Grand Wisata kini memusatkan pengembangan di kawasan Timur.
Sejumlah fasilitas baru mulai bermunculan, seperti mal, distrik baru, dan “Premium Spot Club” yang direncanakan mulai beroperasi pada kuartal II tahun 2026.
Fasilitas tersebut, lanjut Hans, dibangun terintegrasi dengan proyek hunian lainnya seperti Altara Home dan Vicente di kawasan Timur. Kehadiran infrastruktur baru seperti Tol JORR 2 yang hanya berjarak 700 meter dari kawasan juga menjadi katalisator utama pertumbuhan nilai kawasan.
“Kami ingin Grand Wisata seperti supermarket properti. Apapun preferensi pembeli, selalu ada produk yang bisa kami tawarkan,” jelas Hans.
Hans menjelaskan, Grand Wisata mencatatkan pencapaian sekitar 70% dari target penjualan pada Mei 2025. Sedangkan pada 2024, perusahaan juga berhasil mencapai 91% dari target tahunan.
“Optimisme kami didukung oleh portofolio produk yang beragam dan infrastruktur kawasan yang semakin lengkap,” tambah Hans.
Saat ini sekitar 55% pembeli berasal dari wilayah Bekasi, diikuti oleh Jakarta Timur sebesar 9% dan Jakarta Selatan sebesar 6% hingga 7%. Peningkatan konektivitas menjadi faktor utama naiknya minat dari luar kota.
“Meskipun belum tersedia produk di bawah Rp1 miliar, Grand Wisata tidak menutup kemungkinan menjangkau segmen tersebut di masa mendatang, selama sesuai dengan rencana pengembangan kawasan,” tandas Hans. (Z-10)
Sinar Mas Land resmi meluncurkan kawasan hunian terbaru bernama Ladoria di Grand Wisata Bekasi, Jawa Barat, dengan luas lahan mencapai 8,7 hektare.
Tingginya nilai investasi ini sejalan dengan pesatnya pertumbuhan sektor industri di wilayah tersebut, sehingga turut mendorong peningkatan daya beli masyarakat
Mengusung tagline "Elevate Living", Giva menawarkan tiga tipe hunian yakni Giva 8, Giva 9, dan Giva 10 yang didesain Stairs Architect by Stave Handoko, salah satu arsitek terkemuka di Indonesia.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Pemkab Bekasi menetapkan pelebaran Jalan Raya Pilar-Sukatani sebagai prioritas 2026. Anggaran ratusan miliar disiapkan untuk pembebasan lahan demi mengurai kemacetan kronis.
Menutup tahun 2025, Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) melihat perjalanan kawasan industri sebagai cermin dinamika ekonomi Indonesia yang terus bergerak.
Presiden menekankan bahwa percepatan penyelesaian infrastruktur penghubung bersifat vital demi memulihkan mobilitas warga dan distribusi logistik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved