Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) OSES berhasil pasok gas melebihi komitmen ke PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit Cilegon (PLTGU Cilegon). Sejak menyalurkan gas pada 1 November 2024, terhitung hingga 31 Januari 2025, rata-rata pasokan gas dari PHE OSES ke PLN adalah sebesar 8 BBTUD (billion british thermal unit per day). Pasokan 3 BBTUD ini 60% lebih tinggi dari jumlah penyerahan harian yang tercantum pada Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG), yakni sebesar 5 BBTUD.
Suplai gas ini berasal dari produksi di sejumlah anjungan migas di lepas pantai, wilayah Central Business Unit PHE OSES. Gas kemudian disalurkan ke beberapa fasilitas untuk proses pemurnian, yaitu memisahkan kandungan gas CO2 di Pulau Pabelokan, yang berlokasi di sekitar Kepulauan Seribu.
”Hasil dari pemurnian ini selanjutnya dialirkan, menggunakan pipa berukuran 20 inci sepanjang 66 kilometer, ke fasilitas PLN Indonesia Power UBP Cilegon untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Cilegon, serta wilayah Banten lainnya,” ungkap Manager Power & Gas Pabelokan Island PHE OSES, Rosihan Anwar dilansir dari keterangan resmi, Rabu (26/2).
General Manager PHE OSES Antonius Dwi Arinto menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan bukti komitmen Perusahaan dalam menyediakan energi untuk keberlangsungan industri, menggerakkan perekonomian daerah, serta memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Saya bersyukur PHE OSES dapat menyalurkan gas yang bisa melebihi komitmen hingga bulan Februari 2025 ini ke PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dan PLN Indonesia Power, dan menjadi bagian dalam kolaborasi untuk mewujudkan ketahanan energi nasional. Semoga gas dari lapangan-lapangan kami yang sudah terdistribusi melalui PLN untuk membangkitkan listrik, dapat bermanfaat bagi industri dan masyarakat luas. Kami mengharapkan dukungan dari lintas pemangku kepentingan agar penyaluran gas ini dapat terus berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” kata Anton.
Perlu diketahui, Perjanjian Jual Beli Gas PHE OSES dengan PLN EPI ini berlaku selama 5 tahun, hingga 31 Desember 2029. PHE OSES akan menyalurkan gas dari lapangan-lapangan lepas pantai migasnya ke PLN Indonesia Power UBP Cilegon.
PLTGU Cilegon merupakan satu-satunya pembangkit bertenaga gas di wilayah Banten, yang berperan vital sebagai salah satu interkoneksi jaringan transmisi Jawa-Bali. Listrik dari PLTGU Cilegon diperuntukkan menyuplai kebutuhan listrik industri di Banten.(H-2)
Industri minyak dan gas (migas) global kini berada di bawah mikroskop regulasi lingkungan yang semakin ketat, terutama terkait emisi gas rumah kaca.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
INSTITUTE for Essential Services Reform (IESR) menyoroti capaian rata-rata lifting minyak bumi (termasuk Natural Gas Liquid/NGL) pada 2025 sebesar 605,3 ribu barrel per hari.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang delapan blok migas.
Komitmen PHE OSES dalam menurunkan emisi dari sektor hulu migas kembali memperoleh pengakuan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved