Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Basuki Hadimuljono mengungkapkan, berdasarkan hasil rekonstruksi anggaran yang dilakukan pada Selasa (11/2), daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) 2025 OIKN dipangkas hingga Rp1,15 triliun. Dengan adanya pemotongan tersebut, pagu anggaran OIKN di tahun ini menjadi Rp5,2 triliun.
Demikian disampaikan Basuki dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II DPR dengan OIKN di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (12/2).
"Dengan adanya efisiensi Rp1,15 triliun dari sebelumnya disepakati Rp6,39 triliun, menjadikan pagu yang dijadikan anggaran adalah Rp5,2 triliun," ujarnya.
Kebijakan efisiensi anggaran ini berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No 1/2025 dan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No 29/2025.
Dengan pemangkasan anggaran tersebut, Basuki menerangkan kegiatan perjalanan dinas luar negeri, acara seminar atau focus group discussion (FGD), kegiatan seremonial, dan pengadaan alat tulis kantor (ATK) bakal dikurangi.
Ia menambahkan, pagu Rp5,2 triliun itu salah satunya akan digunakan untuk belanja pegawai OIKN sebesar Rp199 miliar lebih. Alhasil, anggaran OIKN yang tersisa di awal 2025 sebesar Rp5,042 triliun.
Sisa anggaran tersebut, ungkapnya, akan digunakan pihaknya untuk pengelolaan sarana prasarana yang telah dibangun dari 2022 sampai 2024 dan meneruskan paket baru di Otorita IKN melalui DIPA awal 2025. (Ins/E-2)
Kolaborasi Otorita IKN, Dinas Kesehatan daerah, serta sejumlah fasilitas kesehatan membuat pelayanan ini menjangkau masyarakat.
OIKN mulai mempersiapkan pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif menyusul terbitnya Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 yang menetapkan IKN sebagai pusat pemerintahan.
Dengan dimulainya fase kedua ini, pembangunan IKN terus menunjukkan kemajuan nyata
Keberhasilan mempercepat pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan di KIPP menjadi indikator penting
Tahap pertama pembangunan IKN (2022–2024) telah menghadirkan infrastruktur utama seperti Istana Garuda, kantor pemerintahan, hunian ASN dan menteri, rumah sakit, hotel, hingga bandara VVIP
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menyambut baik dukungan yang diberikan oleh BAM DPR RI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved