Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITA Ibu Kota Nusantara (IKN) terus tancap gas mempercepat pembangunan jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Fasilitas pendukung lainnya, seperti konektivitas jalan di KIPP Sub-WP 1B dan 1C.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menjelaskan, pembangunan jaringan jalan di KIPP 1B dan 1C merupakan bagian dari pengembangan tahap kedua IKN yang fokus pada penguatan akses dan mobilitas. “Target peningkatan jalan adalah membangun konektivitas. Saat ini proyek sedang berjalan dan hasilnya sangat baik,” ujar Basuki.
Ia menegaskan, percepatan pembangunan menjadi hal penting untuk menjamin kelancaran mobilitas masyarakat, pekerja, dan logistik di kawasan KIPP yang kini terus berkembang.
Proyek peningkatan jalan ini dijadwalkan rampung pada akhir tahun 2025. Basuki menambahkan, percepatan pembangunan juga diharapkan dapat sejalan dengan progres pembangunan infrastruktur dan fasilitas lain yang tengah digarap para investor.
Pembangunan jalan di KIPP 1B dan 1C termasuk dalam Batch 1 program tahun anggaran 2025. Proyek ini akan membuka akses menuju kawasan seluas 6.700 hektare, yang direncanakan untuk pengembangan sektor pendidikan, kesehatan, serta fasilitas kota berkonsep mixed use.
Secara keseluruhan, proyek ini terdiri dari tujuh paket pekerjaan dengan nilai kontrak mencapai Rp3,04 triliun, ditambah dua paket pengawasan senilai Rp24,5 miliar.
Keberhasilan mempercepat pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan di KIPP menjadi indikator penting dalam kemajuan proyek IKN menuju target sebagai Ibu Kota Politik Indonesia pada 2028.
Dengan dukungan anggaran dan kerja kolaboratif antara pemerintah serta investor, IKN diharapkan mampu menjadi pusat pemerintahan yang modern, efisien, dan terintegrasi di Kalimantan Timur. (YN/H-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved