Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SENATOR Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Provinsi Jawa Timur, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi kerja cepat yang dilakukan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam memangkas berbagai regulasi pupuk subsidi yang selama ini menghambat jalannya produksi.
Langkah nyata Mentan Amran dinilai La Nyalla memiliki dampak besar terhadap kemudahan petani dalam mengakses pupuk subsidi. Baginya, apa yang dilakukan Mentan Amran semakin memperjelas bahwa swasembada pangan akan terwujud dalam waktu dekat.
"Saya kira apa yang dilakukan Pak Amran adalah keputusan strategis sekaligus kebijakan yang berpihak kepada para petani," ujar La Nyalla di Jakarta, Senin, 23 Desember 2024.
Menurutnya, sektor pertanian adalah sektor yang paling penting, sekaligus sektor yang paling strategis terutama dalam memperkuat ekonomi bangsa lewat produksi maupun hilirisasi. Karena itu, pembangunan yang dilakukan saat ini dinilai sudah tepat dan sudah sesuai dengan peta jalan yang telah ditetapkan.
"Ini menandakan bahwa Peta Jalan mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia semakin terarah dan menjadi keniscayaan. Sektor yang paling penting, sekaligus sektor strategis, di mana pangan harus menjadi prioritas bila kita ingin memperkuat kedaulatan bangsa dan negara ini," katanya.
Terkait hal ini, La Nyalla berharap semua kementerian dan lembaga teknis yang membidangi urusan pangan dapat mendukung penuh kinerja dan pembangunan yang saat ini dilakukan kementerian pertanian.
Adapun kementerian yang dinilai harus terlibat langsung di antaranya Kementerian PU, kementerian perindustrian dan kementerian perhubungan yang bisa membantu logistik distribusi pupuk, baik jalur darat maupun laut.
"Kalau semua sinergi dan terkoordinasi, saya yakin tidak lama lagi kita bisa kurangi volume impor pangan secara signifikan. Dan ini memang wajib ditempuh, jika kita ingin membangun dan berdaulat pangan. Tidak ada negara tangguh yang untuk memberi makan rakyatnya tergantung kepada pasokan bahan makan dari negara lain, dan menjadi paradoks karena Indonesia adalah negeri yang subur dan gemah ripah loh jinawi," katanya.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada kesempatan sebelumnya menegaskan pemerintah telah memangkas 145 regulasi pupuk subsidi yang selama ini melibatkan 12 kementerian. Langkah ini diambil untuk mengatasi sengkarut distribusi pupuk subsidi.
"Ini adalah berkah bagi petani Indonesia. Dengan kebijakan ini, kita akan lebih fokus memenuhi kebutuhan pupuk petani secara tepat waktu. Arahan Bapak Presiden jelas agar kita menambah kuota pupuk subsidi dua kali lipat kini dapat dilaksanakan lebih efisien," jelasnya. (Adv)
Kementan mempercepat pengembangan investasi peternakan sapi skala besar di Kalimantan Tengah dengan target populasi mencapai 200 ribu ekor dalam satu kawasan terintegrasi.
Kementerian Pertanian menargetkan produksi jagung 18 juta ton pipilan kering pada 2026 untuk mendukung swasembada.
Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong Gerakan Pramuka menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan pertanian nasional, khususnya dalam mencetak generasi muda petani.
Berdasarkan neraca pangan hingga April 2026, Indonesia telah mencapai swasembada pada sembilan komoditas strategis dengan posisi surplus produksi yang kuat.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan pokok strategis secara nasional masih aman dan memadai.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Langkah tersebut dilakukan melalui strategi optimalisasi produksi, penguatan distribusi antar-wilayah, serta penyesuaian stok pupuk.
Kementerian Pertanian mengalokasikan pupuk bersubsidi untuk Sulawesi Selatan pada 2026 sebanyak 846.721 ton.
Pupuk Indonesia mendukung KP3 DI Yogyakarta menindak penyalur pupuk subsidi yang melanggar, demi memastikan distribusi tepat sasaran dan mendukung swasembada pangan.
Turunnya HET pupuk bersubsidi ini cukup signifikan. Penurunan HET ini berlaku untuk semua jenis pupuk bersubsidi, baik pupuk Urea, NPK Phonska, NPK Kakao, pupuk organik, maupun ZA.
KETUA MPR RI Ahmad Muzani bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meninjau kios pupuk bersubsidi di Kabupaten Jember, Jawa Timur (1/11).
Mahalnya harga pupuk membuat petani mengurangi dosis pemupukan sehingga berdampak pada penurunan produktivitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved