Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perdagangan di bawah Mendag Budi Santoso menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekspor dan mendukung pertumbuhan UMKM Indonesia melalui program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor atau UMKM BISA Ekspor. Program ini bertujuan untuk memperluas pasar ekspor Indonesia sekaligus mempersiapkan UMKM agar mampu bersaing di pasar global dengan produk-produk berkualitas dan inovatif.
Pendiri dan pemimpin komunitas UKM Eksporter Indonesia, Dewi Eka Harlasyanti, menyambut baik langkah ini, yang dianggapnya sebagai peluang strategis bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar melalui jejaring komunitas.
“Setelah kami mengikuti paparan tentang program 100 hari kemendag, tentunya kami siap mendukung program tersebut karena kami menilai ini merupakan Langkah strategis yang dilakukan kementerian perdagangan untuk meningkatkan ekspor Produk UMKM Indonesia serta UMKM juga di dorong untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan kondisi pasar global,” ungkapnya, Rabu (13/11).
Dewi juga menyampaikan bahwa program tersebut mempersiapkan UMKM untuk menghadapi persaingan di pasar global. Namun, perlu diingat untuk mencapai hal tersebut, perlu dukungan dari seluruh elemen pelaku usaha dan lembaga terkait, supaya bisa terus beradaptasi di pasar global.
"Program ini sangat relevan bagi komunitas kami yang memiliki visi go global. Kami banyak menerima keluhan bahwa hasil produksi barang UMKM belum bisa terserap secara maksimal di pasar dalam negeri sehingga ekspor bisa menjadi solusi atas kendala tersebut. Dengan hadirnya program ini, kami berharap pemerintah menunjukan aksi nyatanya menjadi penghubung bagi pelaku UMKM yang ingin melakukan ekspor," ujar Dewi.
Program UMKM BISA Ekspor ini juga dinilai sebagai inisiatif Kemendag yang membuka akses bagi UMKM untuk bersaing secara global. Sebagai langkah nyata, Kemendag akan menyusun kalender kegiatan ekspor, yang mencakup jadwal promosi dan penjajakan kesepakatan dagang (business matching). Kemendag juga berkomitmen untuk membina, memfasilitasi, dan mendampingi UMKM.
“Dengan adanya pembinaan langsung dari pemerintah, para UMKM bisa memaksimalkan potensi ekspor Indonesia, khususnya bagi mereka yang baru mulai merambah pasar internasional,” tambahnya.
Melalui program ini, Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen di 2029, supaya pertumbuhan ekonomi tersebut dapat tercapai, Kemendag menargetkan ekspor nasional dapat tumbuh 7,1 persen pada 2025 hingga 9,6 persen pada 2029. Salah satu upayanya yaitu melalui Program UMKM BISA Ekspor.
Dewi yakin UMKM Indonesia akan semakin siap menghadapi persaingan di kancah internasional. "Harapan kami pemerintah memberikan fasilitasi seperti pameran yang sesuai dengan pasar dan produk, semoga dapat meningkatkan ekspor non-migas di masa depan, terus berinovasi siap melangkah untuk membawa produk Indonesia semakin dikenal di mancanegara," pungkas Dewi. (H-2)
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif dengan mempertahankan surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut, di tengah kondisi ekonomi global yang tak pasti.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026 di Davos, Swiss, menandai dimulainya fase penguatan ekspor perusahaan mulai tahun ini.
Tommy mengatakan meningkatkan nilai HPE konsentrat tembaga juga dipengaruhi tingginya permintaan industri global terhadap tembaga.
Jadi sumbangannya dalam bentuk makanan instan, kemudian pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang sudah kami identifikasi yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita.
Impor pakaian bekas ini selalu terjadi di mana pun. Pelaku juga sudah punya jaringan dan bekerja secara profesional.
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memusnahkan sebanyak 16.591 balpres pakaian bekas impor ilegal dari 19.931 temuan balpres pakaian bekas impor ilegal.
Pemerintah secara serius menargetkan penurunan signifikan pada biaya logistik nasional dalam rangka meningkatkan daya saing industri dan nilai tambah perekonomian.
TEMUAN pestisida etilen oksida pada produk mi instan merek Indomie Rasa Soto Banjar Limau Kulit yang beredar di Taiwan tengah ramai. Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved