Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PELUANG usaha dari pemanfaatan energi panas bumi sebagai energi baru terbarukan (EBT) kian diminati investor. Terlebih, kapasitas panas bumi di dalam negeri saat ini merupakan yang terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat.
Merujuk data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kapasitas panas bumi di Tanah Air mencapai 23.965,5 Mega Watt (MW) atau 24 Giga Watt (GW).
Direktur Pengembangan dan Eksplorasi PT Geo Dipa Energi (GDE) Ilen Kardani mengatakan, pihaknya sudah mendapat tawaran kerja sama dari 5 hingga 10 investor internasional untuk mengembangkan potensi tersebut.
Hal itu turut mengonfirmasi tren dunia yang mulai beralih memanfaatkan EBT, salah satunya dari panas bumi. PT GDE saat ini tengah menyaring pemodal yang berminat melakukan kerja sama untuk mengembangkan panas bumi di kawasan Dieng.
"Kita tengah menyaring untuk pengembangan di Dieng unit III, IV, kita sudah mendapatkan secara verbal komitmen untuk pendanaan. Dieng unit VI dan VII juga akan kita buka peluang kerja sama dengan mitra lain supaya lebih cepat," jelas Ilen dalam taklimat media, Bandung, Kamis (7/11) malam.
"Kita secara investor tidak kekurangan. Karena kita memiliki daya saing dan nilai jual yang bagus di mata internasional untuk mengurangi emisi karbon. Investor baru bergairah di bidang panas bumi itu baru tahun ini, sehingga itu perlu direalisasikan," lanjutnya.
Belum lama ini, sambungnya, setidaknya 15 pengusaha tekstil asal Taiwan menyatakan bakal merelokasi pabrik dari Vietnam ke Indonesia. Namun para pengusaha itu mensyaratkan sumber energi untuk operasional pabrik itu berasal dari energi bersih atau EBT.
Ilen menyatakan, jika nantinya niat Taiwan itu terealisasi, PT GDE bersedia dan siap untuk memasok energi bersih kepada pabrik tersebut.
Di kesempatan yang sama, Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Meirijal Nur menyatakan, kapasitas, potensi kapasitas, hingga minat besar investor internasional di sektor panas bumi menjadi bukti urgensi pengembangan panas bumi dalam negeri saat ini.
"Ini adalah bukti bahwa kesadaran akan energi dalam pengembangan itu semakin menyebar luas, termasuk oleh investor-investor yang punya duit, yang mensyaratkan itu. Ini adalah peluang yang bisa kita manfaatkan," jelasnya.
Pemerintah, kata Meirijal, juga telah berkomitmen mendukung pengembangan energi panas bumi melalui berbagai insentif. Salah satunya ialah melonggarkan syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kepada industri geotermal. (E-2)
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan komitmennya dalam mengelola komunikasi korporat yang transparan, relevan, dan berdampak.
PEMBANGKIT Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Wayang Windu telah memainkan peran penting dalam pasokan listrik Indonesia selama beberapa dekade terakhir.
Tokoh-tokoh Gereja Katolik sangat jelas dalam persepektif mereka, dalam upaya mereka menyokong dan membantu warga lokal.
Indonesia memiliki potensi geotermal terbesar di dunia dan memprioritaskan tenaga geotermal yang memanfaatkan panas alami bumi untuk menghasilkan sumber daya listrik.
Penelitian dan pilot project perlu digencarkan untuk menyesuaikan algoritma machine learning dengan kondisi geologi Indonesia.
Ketua Aliansi Terlibat Korban Geotermal Flores (KGF) Pater Felix Bhaghi SVD saat dikonfirmasi Minggu (8/5) membenarkan terjadi aksi damai di empat kabupaten sekaligus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved